
DENPASAR, BALIPOST.com – Angin puting beliung yang menerjang Desa Sidakarya dan sekitarnya, berdampak pula pada aliran listrik. Listrik padam dialami sejumlah pelanggan PLN yang sejak Rabu (21/1) dini hari hingga pukul 10.00 WITA, masih belum menyala.
Salah seorang pelanggan terdampak, AA Krisna mengakui listrik di rumahnya padam sejak pukul 02.00 WITA. Hingga pukul 10.00 WITA belum menyala. Akibat angin puting beliung, rumah dan palinggihnya turut hancur.
Manajer UP3 Bali Selatan, Alexander J. Manuhuwa saat dikonfirmasi mengatakan, ada sekitar 30 pelanggan yang listriknya terdampak dan dalam penanganan. Listrik sengaja dipadamkan karena saat itu masih tahap penanganan pohon dan atap yang berterbangan oleh BPBD dan aparat setempat.
“Jadi harus dipadamkan. Kalau listrik dinyalakan, nanti berbahaya untuk petugas. Karena atap seng dan pohon tumbang adalah konduktor yang bisa menyebabkan kesetrum,” katanya.
Lebih lanjut dikatakan Alexander, listrik yang dipadamkan adalah sambungan ke rumah-rumah (SR). Sementara, untuk jaringan tegangan rendah (JTR) masih aman. “Dominan yang kena dampak adalah SR arah ke rumah-rumah dan untuk kondisi JTR masih dalam kondisi aman,” terangnya.
Alexander mengatakan, ada 2 spot yang menjadi titik bencana yakni di Jalan Kertha Dalam serta Gang Kenari dan sekitarnya. “Saat ini petugas yantek (pelayanan teknik) sedang di lokasi untuk membantu pengamanan dan sisir lokasi,” imbuhnya. (Widiastuti/balipost)









