Dir. Resnarkoba Polda Bali Kombes Pol Radiant menunjukkan barang bukti diamankan dari tersangka Kas.(BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang perayaan tahun baru, penyelundupan narkoba ke Bali disinyalir meningkat. Oleh karena itu, menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026, Ditresnarkoba Polda Bali meningkatkan pengawasan terutama di pintu masuk Pulau Dewata guna mencegah penyelundupan barang terlarang tersebut.

Direktur Resnarkoba Polda Bali, Kombes Pol. Radiant, Senin (10/11), menjelaskan, pihaknya telah melakukan persiapan-persiapan menyongsong momen pergantian tahun.

Baca juga:  Kantor Samsat Renon Terapkan Bebas Calo

“Tentunya kami akan melaksanakan kegiatan represif. Selain itu, kami juga sudah melakukan kegiatan-kegiatan lain berupa preemtif, sosialisasi, dan edukasi. Menjelang akhir tahun kami akan melakukan kegiatan untuk rilis pengungkapan-pengungkapan kasus dan pemusnahan barang bukti,” ujarnya.

Apakah akan menyasar tempat hiburan malam (THM)? “Kita lihat ke depannya. Kegiatan tersebut sudah dilakukan. Mungkin kalau hasil penyelidikan di lapangan mungkin akan banyak yang masuk, pasti kami melakukan kegiatan represif,” tegas Kombes Radiant.

Baca juga:  Cuaca Buruk, Petani Rumput Laut Gagal Panen

Selain itu, pihaknya melakukan upaya antisipasi agar narkoba tidak masuk ke Bali. Pihaknya akan memperketat pengawasan di sejumlah pintu masuk Bali, terutama di Pelabuhan Gilimanuk.

“Kalau melakukan operasi ke tempat hiburan malam tentu saja kami akan bersinergi dengan BNNP Bali, Polisi Militer dan instansi terkait lainnya. Seperti dilakukan Biro Ops (Polda Bali) melaksanakan operasi yustisi,” katanya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN