ING (45) yang kesehariannya sebagai buruh proyek asal Desa Datah, Kecamatan Abang, ditemukan meninggal dunia di bak penampungan air (cubang). Keluarga menunjukkan tempat ditemukannya korban. (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – ING (45) yang kesehariannya sebagai buruh proyek asal Desa Datah, Kecamatan Abang,  ditemukan meninggal dunia di bak penampungan air (cubang). Jasanya ditemukan sekitar pukul 18.00 WITA, Kamis (10/11).

Adik korban saat ditemui di rumah duka, Jumat (11/11), menuturkan, pihak keluarga sangat terkejut dengan kejadian ini. Kata dia, kakaknya diduga jatuh ke cubang sedalam 3 meter. “Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya. Saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ucapnya.

Baca juga:  GenBI Gelar Baksos di Ularan

Ia mengatakan korban sempat mengaku mengalami sakit pada kakinya sehingga merasa kesulitan untuk berjalan sebelum ditemukan meninggal. Karena sakit itu, korban memutuskan untuk tidak bekerja.

Setelah itu istri korban pamit untuk mencari pakan ternak sedangkan anak-anaknya sedang tidak ada di rumah. Saat pulang, istri kakaknya itu tidak menemukan suaminya di rumah.

Sempat dicari ke rumah tetangga, namun tetap tidak ditemukan. “Selanjutnya, istri korban iseng melihat ke cubang tempat penampungan air yang ada di rumahnya. Istrinya berteriak histeris, karena melihat korban di dalam. Setelah korban dinaikkan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia, “katanya.

Baca juga:  Bencana Sudah 3 Tahun Lebih, Relokasi Bantas Tak Kunjung Tuntas

Sepengetahuannya, korban tidak pernah ada masalah. “Kami pihak keluarga telah menerima kepergian korban. Rencananya korban akan dikubur besok,” imbuhnya. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN