Suasana evakuasi jasad pekerja asal Jember yang meninggal diduga karena sakit. (BP/Istimewa)

TABANAN, BALIPOST.com – Petugas kesehatan lengkap dengan alat pelindung diri (APD), Kamis (9/4) mengevakuasi jenazah Soanadi (65), buruh asal Jember, Jawa Timur. Ia ditemukan telah meninggal di belakang Showroom mobil di Banjar Pasekan, Desa Abiantuwung, Kediri.

Korban yang baru datang ke Bali pada bulan Maret ini menurut penuturan saksi memang memiliki riwayat sakit sejak empat hari. Sempat berobat ke dokter.

Dari informasi yang dihimpun, korban datang ke Bali mencari kerja sebagai tukang sabit (buruh) alang-alang. Di Bali, korban tidak mempunyai tempat tinggal yang tetap, dan tidur berpindah-pindah, korban sering tidur di SPBU Abiantuwung.

Bahkan empat hari lalu, pada Minggu (5/4), korban sakit dan keesokkan harinya korban disebut sudah ke dokter untuk berobat. Pada Rabu (8/4) siang, korban tidur dan istirahat pada sebuah garase di belakang showroom mobil depan SPBU Abiantuwung.

Baca juga:  Meningkat, Permohonan Santunan Kematian di Jembrana

Pada sore harinya, korban dibangunkan oleh temannya, Budiman. Namun, korban telah meninggal. Saksi pun menghubungi anak korban, Samadi (33). Anak korban kemudian melaporkan kejadian itu, Kamis (9/4) ke Polsek Kediri.

Kapolsek Kediri, Kompol Gusti Nyoman Wintara mengatakan, usai mendapatkan laporan, pihaknya kemudian menghubungi Satgas Penanganan COVID-19 BRSU Tabanan, agar mendapatkan penanganan sesuai SOP COVID-19. “karena kami juga belum tahu jelas apa penyakitnya hingga orang tersebut (Soanadi) meninggal,” ujar Kapolsek Kediri, Kompol Gusti Nyoman Wintara. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN