BANGLI, BALIPOST.com – Karya Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur, Desa Adat Batur, Kintamani tetap dilaksanakan di tengah mewabahnya COVID-19. Hanya waktu pelaksanaan karya di Pura Kahyangan Jagat yang biasanya berlangsung belasan hari kini dipersingkat menjadi tujuh hari.

Sesuai dudonan karya, karya Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur dilaksanakan mulai Sabtu (4/4) hingga Sabtu (11/4). Puncak karya berlangsung tepat pada rahinan Purnamaning Kadasa pada 7 April dengan rangkaian upacara mapepada agung dan pujawali tengahing dalu.

Sedangkan bhakti panyineb Ida Bhatari dilaksanakan pada 11 April. Meski waktu pelaksanaan karya dipersingkat hanya seminggu, namun seluruh rangkaian upacara tetap dilaksanakan sebagaimana karya sebelumnya. “Eed yadnya tetap dilaksanakan semua. Tidak ada yang ditiadakan. Hanya waktu Ida Bhatara nyejer dipersingkat,” kata Pangemong Pura Ulun Danu Batur Jero Gede Batur Duwuran, Sabtu (4/4).

Berdasarkan hasil rapat bersama Desa Adat Batur, PHDI, dan muspika Kintamani, telah diatur secara teknis pelaksanaan ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur. Kata Jero Gede Batur Duwuran, ngusaba kadasa hanya dilakukan krama Desa Adat Batur.

Selain krama Desa Adat Batur, sembahyang dengan cara ngayat dari merajan masing-masing. Krama subak yang akan ngaturang suwinih diwakili dua orang. “Persembahyangan krama Desa Adat Batur dijadwal per banjar, dikoordinir dan dipertanggungjawabkan kelian banjar masing-masing,” terangnya.

Baca juga:  Penyineban Karya Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur

Persembahyangan pamedek (krama desa) di jeroan diatur dalam tanda yang disediakan. Jaraknya dua meter sesuai dengan arahan pemerintah.

Sebelum masuk pura, pemedek diimbau untuk mencuci tangan pada fasilitas cuci tangan yang telah disediakan. Untuk mempersingkat waktu sembahyang, krama desa hanya diperkenankan menghaturkan pejati.

Persembahyangan bersama ditutup pukul 22.00 WITA. Dalam karya ngusaba kadasa di Pura Ulun Danu Batur nanti, penganyar dilaksanakan oleh Desa Adat Batur. Tidak ada ilen-ilen (tari bali-balihan).

Suasana Ngusaba Pujawali Kadasa di Pura Ulun Danu Batur. (BP/ina)

Jero Gede Batur Duwuran mengharapkan pelaksanaan karya ngusaba kadasa di Pura Ulun Danu Batur berjalan lancar. Melalui pelaksanaaan karya ini diharapkan Ida Bhatara yang berstana di Pura Ulun Danu Batur selalu memberikan kerahayuan kepada seluruh umat manusia.

Dalam karya ini, pihaknya juga akan mengaturkan upacara tambahan kaitan dengan wabah virus corona. “Semoga yang sakit bisa segera sehat dan wabah ini bisa segera berakhir,” harapnya. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN