Kepala BPS Jembrana Kadek Muriadi Wirawan. (BP/olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) secara online (daring) diperpanjang hingga akhir Mei mendatang. Khusus di Kabupaten Jembrana, selama periode awal sensus sejak Februari hingga akhir Maret, 27 persen kepala keluarga (KK) sudah melakukan pendataan. Jumlah ini melebihi target awal 25 persen.

“Dari hitungan terakhir ada 27 persen dari total 87 ribu KK sesuai data Dinas Dukcapil Jembrana. Mereka sudah mengisi data secara online,” ujar Kepala BPS Jembrana Kadek Muriadi Wirawan, Rabu (1/4).

Jumlah itu lebih tinggi 2 persen dari target awal sensus. Menurutnya, ini karena faktor antusias warga mengisi data sensus secara online selain sosialisasi dan kondisi saat ini. “Mereka memilih online dari rumah daripada didatangi petugas, ” tambahnya.

Selain metode online, sensus secara konvensional dengan cara wawancara dijadwalkan akan dilakukan pada Juli. Namun, karena situasi saat ini, sensus wawancara ke rumah-rumah ditunda dan metode sensus online diperpanjang hingga 29 Mei. BPS Jembrana pun melakukan penyesuaian operasional dengan menerapkan kerja di rumah. Rapat-rapat juga dilakukan secara online menghindari berkumpul. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN