Pembinaan tentang netralitas Pemilu bagi jajaran TNI di Kodim 1617/Jembrana. (BP/Istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Beberapa bulan menjelang Pilkada Serentak 2020, situasi territorial Kabupaten Jembrana masih tergolong kondusif. Meski demikian, para prajurit TNI khususnya di Kodim 1617/Jembrana tetap ditekankan untuk menjaga netralitas pada hajatan demokrasi ini.

“200 persen kita pegang teguh jaga netralitas netralitas TNI. Ini wujud profesionalisme dalam mendukung suksesnya pilkada yang luber dan jurdil,” tegas Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok saat pembinaan netralitas TNI dalam pilkada tahun 2020 di wilayah Kodim 1617/Jembrana, Selasa (10/2) siang.

Bila ada kasus atau indikasi keberpihakan anggota TNI pada calon tertentu, Djefry meminta masyarakat memberitahukan ke Kodim. “Sehingga kami bisa menindaklajutinya,” tambahnya.

Menurutnya, situasi dan kondisi di Kabupaten Bumi Makepung hingga saat ini masih kondusif. Untuk mempertahankan kondusivitas wilayah Jembrana, Dandim mengharapkan partisipasi seluruh komponen.

Baca juga:  Tahun Politik, Tentara Tidak Boleh Dijadikan Alat 

Dalam hal ini pihaknya juga akan tetap berkoordinasi dengan kepolisian. “Kita melaksanakan pembinaan kewilayahan sehingga tercipta Jembrana yang serasi, dan kondusif,” tegasnya.

Lebih lanjut dia mengimbau para politisi agar mengikuti pemilu yang jujur, adil dan langsung. “Kepada rekan-rekan yang terlibat dalam kegiatan politik, saya harapkan menciptakan suasana yang sejuk, aman sehingga tercipta Jembrana yang aman dan kondusif,” pungkasnya. (Surya Dharma/balipost)