Kasdim 1611/Badung Mayor Inf. Arianto membuka acara apel Danramil dan Babinsa di Aula Makodim, Denpasar, Selasa (3/12).(rah)

DENPASAR,BALIPOST.com – Kodim 1611/Badung siap mem-back up kepolisian dalam menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Untuk itu, Kodim melakukan pemetaan wilayah yang dinilai rawan saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain itu, mengerahkan Babinsa guna memantau perkembangan situasi di lapangan.

Kasdim 1611/Badung Mayor Inf. Arianto, S.Ag., menyampaikan hal itu usai membuka acara Apel Danramil dan Babinsa di Aula Makodim, Denpasar, Selasa (3/12). “Terkait kegiatan ini (Nataru), kami tetap mengadopsi pengamanan tahun-tahun sebelumnya dan bersinergi dengan instansi terkait. Pengamanan tugas pokonya Polri, tapi TNI tetap mem-bakc up,” jelasnya.

Pihaknya akan menganalisa wilayah dan gereja yang dinilai rawan. Rawan kemacetan dan aksi terorisme, terutama pada puncak Nataru. Secara teritorial, pihaknya bekerja sama dengan pendeta dan pengelola gereja untuk mendapat jadwal kegiatan ibadah. Itu sebagai pedoman Babinsa dalam menjaga keamanan bekerja sama dengan kepolisian dan satpam gereja agar ibadah berjalan hikmat.

“Untuk pengamanan, kami akan melihat skala prioritas. Di mana paling ramai dan potensial, itu difokuskan. Babinsa kami di kota ada dua orang tiap desa. Kalau di desa misalnya di Petang satu Babinsa tiap desa. Mereka akan patroli sesuai jadwal ibadah dan berkoordinasi dengan kepolisian,” ungkapnya.

Baca juga:  Bupati Jembrana Harapkan Program CSR Tepat Sasaran

Menurutnya, Apel Danramil dan Babinsa ini merupakan perintah pimpinan Angkatan Darat. Ada pun tujuan diselenggarakan kegiatan tersebut untuk mewujudkan kemanunggalan TNI-rakyat sebagai salah satu sasaran pelaksanaan pembinaan teritorial (Binter).

Apel ini merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan pusat di Jakarta terhadap kebijakan dan supaya bisa ditindaklanjuti sampai anggota paling bawah. Dengan begitu, anggota TNI tahu bagaimana keinginan dan kebijakan pimpinan.

Salah satu petunjuk dan keinginan tersebut menggaungkan jaga harmonisasi antara TNI dan rakyat. Pasalnya, cikal bakal TNI dari rakyat. Oleh karena itu, TNI harus bisa mengayomi masyarakat dengan cara menjaga keharmonisan. Dalam keharmonisan, Babinsa bisa menyampaikan visi dan misi TNI, sehingga masyarakat mempunyai jiwa nasionalisme. (Ngurah Kertanegara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.