Suasana sosialisasi terkait pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru di Unud. (BP/dar)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Meski belum lulus SMA/SMK/MA, kini siswa yang sudah duduk di kelas tiga, sudah bisa melakukan pendaftaran masuk perguruan tinggi negeri. Para calon mahasiswa sudah bisa melakukan registrasi akun Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), mulai 2 Desember 2019 hingga 7 Januari 2020.

Hal tersebut terungkap dalam sosialisasi penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi di Universitas Udayana, Senin (2/12). Wakil Rektor Bidang Akdemik Unud, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, mengatakan, tahun 2020, seleksi penerimaan siswa baru dilakukan dengan tiga cara, yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dengan kuota minimum 20% dari daya tampung PTN, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dengan kuota minimum 40%, dan Seleksi Mandiri maksimum 30%.

Untuk SNMPTN dilakukan dengan melakukan penyeleksian nilai rapot calon mahasiswa, sehingga mereka yang mendaftar tidak perlu mengikuti ujian terlebih dahulu. Pemeringkatan siswa pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dilakukan oleh sekolah.

Kuota jumlah siswa yang masuk pemeringkatan berdasarkan akreditasi sekolah, yaitu sekolah terakreditasi A sebanyak 40% yang merupakan siswa terbaik di sekolahnya, sekolah terakreditasi B sebanyak 25%, dan sekolah terakreditasi C serta lainnya sebanyak 5%.

Baca juga:  Seratusan Siswa DO Dijatah Beasiswa

Sementara untuk peserta yang mendaftar jalur SBMPTN akan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020 yang dilaksanakan selama satu minggu dengan 14 sesi (dua sesi setiap hari) dan dilaksanakan di 74 Pusat UTBK PTN. Peserta hanya diperbolehkan mengikuti satu kali tes sesuai dengan kelompok tes yang diikuti, yaitu Saintek, Soshum, dan Campuran.

Hasil UTBK 2020 hanya berlaku untuk penerimaan mahasiswa baru tahun 2020 dan hasilnya akan diberikan pada peserta secara individu. Hasil ini dapat digunakan oleh PTN dalam pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi Mandiri 2020.

Tahun 2020 akan diterapkan kebijakan Single Sign On (SSO) bagi calon peserta SNMPTN, UTBK, dan SBMPTN 2020. Hal ini merupakan tahap awal pendaftaran SNMPTN, UTBK, dan SBMPTN 2020. (Agung Dharmada/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.