MANGUPURA, BALIPOST.com – Plafon di salah satu titik di SMPN 2 Mengwi, jebol pada Sabtu (30/11). Padahal, bangunan gedung sekolah ini baru berumur dua tahun.

Informasi yang terhimpun, Minggu 1/12) jebolnya plafon telah mendapatkan perbaikan dari pihak rekanan yang mengerjakan bangunan gedung tersebut. Kepala SMPN 2 Mengwi, Nyoman Suardana, saat dikonfirmasi Minggu membenarkan perihal tersebut.

Peristiwa tersebut telah dilaporkan kepada pihak terkait, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung. “Saya sudah beritahu dan dengan sigap melakukan perbaikan. Saya telepon 15 menit sudah datang untuk melakukan perbaikan,” ungkapnya.

Menurutnya, jebolnya plafon yang berada di selasaran kelas diperkirakan terjadi Sabtu malam, sehingga tidak ada korban jiwa dalam jebolnya plafon di sekolah. “Penyebab pasti kami belum tahu, namun setelah kami telepon pihak Dinas PUPR sudah sigap langsung melakukan perbaikan,” katanya.

Dikatakan, bangunan sekolah yang baru berumur dua tahun itu akan diserahterimakan pada akhir bulan Desember ini, sehingga kerusakan yang terjadi masih menjadi tanggung jawab rekanan. “Masih menjadi tanggung jawab pihak rekanan dalam pemeliharaan selama dua tahun, sehingga pihak rekanan yang memperbaiki dan tidak dibebankan ke pihak sekolah,” ungkapnya.

Baca juga:  Daging Ayam Langka di Karangasem, Sentuh Rp 50 Ribu Perkilo

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Sarana dan Prasana, Disdikpora Badung, Putu Roby Widya Harsana membenarkan perihal tersebut. Plafon yang jebol tersebut berada di selasar kelas. “Iya.. plafon jebol di SMPN 2 Mengwi. Laporan juga sudah kami terima dari staf, kalau sudah mendapat penanganan dari rekanan Dinas PUPR Badung, karena gedung tersebut dibuat oleh pihak PUPR Badung,” ungkapnya.

Kendati demikian, penyebab dari plafon jebol tersebut pihaknya belum mengetahuinya. “Yang saya tahu itu gedung baru, tapi saya belum tahu apa penyebab plafon itu bisa jebol,” katanya. (Parwata/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.