MANGUPURA, BALIPOST.com – Wakil Presiden Ma’ruf Amin hadir dalam pembukaan Rapimnas Kadin, Jumat (29/11). Ia berharap, kegiatan Rapimnas Kadin menghasilkan rekomendasi yang dapat diterima oleh semua pihak. Serta dapat dijalankan bersama-sama sehingga bisa berkontribusi terhadap perekonomian nasional Indonesia.

Kadin sebagai organisasi independen dan sebagai mitra pemerintah diharapkan program kegiatan yang dilaksanakan sejalan dengan program prioritas pemerintah dan berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Pemerintah telah menetapkan berbagai program yang ditujukan untuk  mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, dengan mengoptimalkan potensi sumber daya yang ada, pelaksanakan program tepat sarasaran, untuk itu peran serta pelaku usaha diperlukan untuk mewujudkannya.

Struktur perekonomi Indonesia masih memiliki ketergantungan tinggi terhadap impor, harga ekspor harus ditingkatkan untuk memperkecil defisit perdagangan dan perekonomian juga semakin baik.

Perkembangan teknologi digital dan internet diharapkan pengusaha mampu beradaptasi, memanfaatkan teknologi untuk menjalankan dan mengembangkan usahanya.

Untuk menghadapi tantangan ekonomi tersebut, diperlukan sinergitas dan dunia usaha bersama pemerintah pusat, daerah, badan otoritas Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan para pelaku usaha maupun industry untuk dapat meningkatkan daya saing  dan terciptanya kepastian perusahaan yang lebih sehat.

Baca juga:  Ingin Fokus, Johan Budi Mundur dari TKN Jokowi-Amin

Pemerintah saat ini sedang berusaha menciptakan iklim investasi lebih kondusif bagi perkembangan dunia usaha melalui penyederhanaan sejumlah regulasi atau Omnibus Law, guna mendukung kemudahan  usaha, penyederhanaan birokrasi dan penciptaan lapangan kerja.

Kadin dapat memainkan perannya melalui pemberdayaan dan pendampingan usaha mikro kecil dan menengah agar naik kelas, pengembangan bisnis start up dan perluasan pemanfaatan penggunaan teknologi digital e commerce, supaya UMKM kita ini terkena penyakit Stunting.

Kadin juga diharapkan mampu untuk berperan serta melakukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia sehingga mempunyai kompetensi sesuai kebutuhan industry nasional. Hal tersebut dapat dilakukan melalui kerjasama dengan institusi pendidikan formal dan pendidikan vokasi. (Citta Maya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.