Presiden Jokowi berkunjung ke Gamcheon, Busan, Korsel. (BP/ant)

BUSAN, BALIPOST.com – Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi berkunjung ke ‘’Desa Warna-warni’’ Gamcheon, Busan, Korea Selatan. Dikutip dari Kantor Berita Antara, Presiden menilai keberadaan Gamcheon bisa menginspirasi kepala daerah di Indonesia untuk menyulap desa menjadi wilayah yang jadi pusat ekonomi bagi masyarakatnya.

“Saya kira ini sebuah rencana yang sangat baik. Paling tidak, ide-ide seperti ini bisa memberikan inspirasi bagi kepala daerah kita, kampung-kampung kita, bagi desa-desa kita bahwa dari yang sebelumnya kumuh tidak tertata, kemudian bisa ditata dan bisa mendatangkan peningkatan ekonomi bagi masyarakatnya,’’ kata Jokowi, Minggu (24/11) di sela-sela menghadiri KTT Republik of Korea (ROK)-ASEAN.

Presiden bersama Ibu Negara didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar RI untuk Korea Selatan Umar Hadi tiba Gamchoen pada pukul 14.40. Gamcheon merupakan ikon wisata yang menampilkan rumah berwarna warni yang menjadi pusat ekonomi, budaya dan pendidikan di wilayah tenggara Korea Selatan. Presiden dan Ibu Negara berjalan sekitar 500 meter menyusuri Gamcheon.

Para pedagang menyambut rombongan dengan lambaian tangan. Mereka juga sempat mengabadikan kedatangan Kepala Negara ini dengan kamera gawainya.

Baca juga:  Jokowi Tegaskan Tak Ada Ruang Bagi Teroris

Selanjutnya Jokowi dan rombongan mampir ke salah satu kafe dan naik ke lantai dua menikmati indahnya rumah-rumah yang padat berada di lereng pegunungan dan di pinggir laut, namun terlihat indah karena bercat warna-warni. Jokowi mengaku kedatangannya ke Gamcheon ini bersama Dubes Umar Hadi untuk melihat kampung yang sebelumnya kumuh dan disulap menjadi indah ini.

Presiden mengakui bahwa di Indonesia ada beberapa desa seperti ini, namun belum dikemas secara maksimal untuk dijadikan pusat ekonomi. ‘’(Desa ini) dilakukan penataan, pengecatan tetapi juga kegiatan pemberdayaannya diisi. Jadi misalnya di sini kita bisa beli, ada kafe bisa minum kopi tapi murah. Kemudian juga ini makanan-makanan dikemas dengan sangat bagus, diberikan brand dan ya… penyajiannya sangat murah,’’ kata Jokowi.

Jokowi mengatakan kampung atau desa yang ada di Indonesia mampu membangun seperti ini, karena bukan sesuatu yang sulit. ‘’Saya kira sudah di Indonesia, mungkin diperbanyak dan dengan versi yang berbeda,’’ harap Kepala Negara. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.