Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa melepas napak tilas pataka, panji-panji dan surat sakti Gusti Ngurah Rai yang akan diarak melalui jejak perjuangan pahlawan I Gusti Ngurah Rai di wilayah Badung, Senin (18/11). (BP/par)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Napak tilas jejak perjuangan Pahlawan Nasional Brigjen TNI (Anumerta) I Gusti Ngurah Rai dengan mengusung pataka, panji-panji dan surat sakti, tiba di Kabupaten Badung, Senin (18/11). Kedatangan panji-panji dan surat sakti yang diusung Pemuda Panca Marga ini disambut dalam sebuah apel bersama.

Apel melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Badung, anggota DPRD Kabupaten Badung, para pejabat di lingkungan Pemkab Badung dan Kota Denpasar, Ketua Gatriwara Badung serta Ketua Markas Daerah LVRI beserta Sesepuh Veteran Pejuang, Patriot Panca Marga, Pemuda Panca Marga (PPM) Bali, Organisasi Kepemudaan, pemuda dan siswa di Kabupaten Badung.

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa selaku inspektur upacara menyampaikan, pelaksanaan napak tilas merupakan momentum untuk mengenang kembali semangat heroik dan pantang menyerah. Dengan tekad merdeka atau mati yang dilakukan para pahlawan kusuma bangsa yang tergabung dalam pasukan Ciung Wanara guna mempertahankan kemerdekaan jagat Bali di samping menumbuhkan semangat juang di kalangan generasi muda.

”Keberadaan kita saat ini adalah berkat perjuangan para pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa dan raga untuk kemerdekaan NKRI. Dengan demikian, napak tilas ini hendaknya dipakai renungan bagi kita untuk melanjutkan perjuangan yang telah dicapai dengan berusaha keras membangun dan mengisi dengan hal-hal yang positif,” ujarnya.

Baca juga:  Uji Coba, Tim Porprov Denpasar Ditundukkan Deltras

Napak tilas jejak Pahlawan Nasional kali ini mengambil tema “Gelorakan semangat Puputan Margarana demi tegaknya Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika”. Melalui tema ini, Suiasa berpesan kepada generasi muda agar tetap menggelorakan nilai-nilai Puputan Margarana demi kesinambungan pembangunan, serta menumbuhkan sikap kesatria dan keprawiraan, selalu mawas diri dalam menyikapi situasi dan kondisi yang berkembang.

Setelah diterima dari Kota Denpasar, regu inti pataka/panji-panji dan surat sakti Pahlawan I Gusti Ngurah Rai selanjutnya diarak menuju Monumen Tugu Pahlawan Cok Tresna dan sembahyang bersama di Desa Sobangan, dan bersemayam di Puri Carangsari dengan kegiatan sarasehan yang akan diikuti oleh seluruh peserta Napak Tilas. (Parwata/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.