Vice President Divisi Hubungan Kelembagan BNI Muin Fikri mendampingi Menteri Sosial RI Juliari Batubara menyerahkan Tabungan BNI Simpanan Pelajar(Simpel) kepada siswa berprestasi. (BP/bit)

TABANAN, BALIPOST.com – PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI turut berperan aktif dalam mendukung kegiatan penyaluran Program Pemerintah Bantuan Sosial Non Tunai yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Dan dalam penyaluran bantuan yang di gelar di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) Mahatmiya Kabupaten Tabanan Provinsi Bali, Jumat (15/11) oleh Menteri Sosial RI Juliari P. Batubara didampingi Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI Edi Suharto.

Jajaran perwakilan pimpinan BNI juga ikut hadir, seperti Pemimpin BNI Wilayah Bali NTB NTT I Made Sukajaya dan Vice President Divisi Hubungan Kelembagan BNI Muin Fikri.

Pemimpin BNI Wilayah Bali NTB NTT I Made Sukajaya mengungkapkan penyaluran dana bantuan sosial PKH yang dilakukan secara nontunai tersebut sesuai dengan arahan Presiden RI dalam mendukung Program Literasi Keuangan. Setiap bantuan sosial dan subsidi agar diintegrasikan dalam satu kartu serta disalurkan secara non tunai dengan menggunakan sistem perbankan.

Sistem tersebut dimaksudkan untuk memudahkan kontrol, pemantauan, dan memenuhi syarat penyaluran, yaitu tepat sasaran, tepat waktu dan tepat jumlah. Penyaluran dana bantuan sosial PKH tersebut tanpa dipungut biaya atau zero cost. “Kepada setiap KPM kami berikan buku tabungan dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang juga sekaligus berfungsi sebagai Kartu Debit ATM,” ungkapnya

Baca juga:  Edukasi Perbankan untuk Nelayan, KKP Tunjuk BNI

Khusus di Kabupaten Tabanan, BNI telah menyalurkan dana bantuan sosial nontunai Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap IV Bulan Oktober 2019 kepada 10.314 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Nilai total bantuan sebesar Rp 6.735.175.000.

Selain itu Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap XI Bulan November 2019 sudah disalurkan mulai 10 November 2019 kepada sejumlah 14.639 keluarga penerima manfaat dengan total nilai bantuan sebesar Rp.1.610.290.000. Ini artinya setiap keluarga penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan melakukan pembelanjaan komoditas pangan dalam bentuk beras dan telur senilai Rp 110.000 untuk setiap keluarga penerima di agen e-warong yang telah ditunjuk BNI bekerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten Tabanan.

Dalam kesempatan tersebut BNI juga memberikan apresiasi berupa Tabungan BNI Simpanan Pelajar (SimPel) kepada 3 siswa berprestasi masing-masing Rp 1.000.000. Sebagai Agent of Development BNI terus-menerus berupaya memperluas agen bank sebagai salah satu tempat/sarana pencairan dana bansos PKH sampai ke desa-desa, guna lebih memudahkan KPM dalam melakukan transaksi pencairan dana bansos PKH dan BPNT dan mendukung program inklusi keuangan bagi seluruh masyarakat Indonesia di berbagai lapisan.

Selain melalui Agen46 BNI, KPM juga dapat melakukan transaksi pencairan dana bantuan sosial non tunai PKH di mesin ATM serta kantor BNI dan melalui Bank Himbara lainnya. (Adv/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.