Siswa foto bersama dengan para guru, komite, kepala sekolah dan Pimpinan Kelompok Media Bali Post dalam Bali Post Goes to School bertepatan dengan pembukaan Smapan Fair 2 di SMAN 8 Denpasar, Kamis (14/11). (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Jajaran civitas SMAN 8 Denpasar atau yang dikenal dengan Smapan kembali melakukan kegiatan ekstrakurikuler yang inovatif. Acara bertajuk ”Smapan Fair 2” tersebut berlangsung selama dua hari mulai Kamis (14/11) hingga Sabtu (16/11). Pada kegiatan ini ditampilkan berbagai ragam karya kreasi siswa, mulai dari bidang kuliner, kerajinan, teknologi, musik dan seni, hingga talkshow.

Smapan Fair 2 yang bertema “Young Enterpreneur Spirit” dibuka Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha didampingi Kepala SMAN 8 Denpasar Drs. Ketut Suyastra, M.Pd., yang ditandai dengan pemukulan kulkul.

Ketut Suyastra didampingi Ketua Panitia I Made Suardana, S.S., di sela-sela kegiatan menyatakan, Smapan Fair kali ini merupakan kegiatan yang kedua. Rangkaian acara sudah berjalan sejak empat bulan lalu dan ini merupakan puncaknya.

Pihaknya mendapat program bantuan siswa wirausaha yang bisa dimanfaatkan siswa untuk mengasah talentanya dalam berbagai bidang, seperti yang dipamerkan di masing-masing stan. “Prinsip dasar saya, tidak ingin gebyar saja. Intinya, ingin membangun jiwa wirausaha di kalangan siswa,” kata Suyastra.

Smapan juga mendatangkan motivator untuk membangun cakrawala ide di kalangan siswa. Melalui motivasi yang diberikan, pihaknya ingin para siswa dapat meniru dan tergugah jiwanya untuk menjadi wirausaha ketika menamatkan pendidikan. “Anak muda itu pasti memiliki talenta. Kami berikan ruang untuk berkreasi. Ini menjadi warna masa depan anak-anak kami,” ungkapnya.

Baca juga:  Pasar Badung Dilengkapi “Wayan Adhyaksa”

Pada kesempatan tersebut, Pimpinan Kelompok Media Bali Post memberikan motivasi kepada siswa-siswi Smapan. Satria Naradha yang mengangkat tema “Strategi Sukses Generai Milenial” cukup banyak memberikan motivasi kepada para siswa untuk lebih banyak kreatif, berani berinovasi serta mengambil peluang yang ada, sehingga tidak dimanfaatkan orang lain.

“Bila ada peluang di depan, akan bisa kita ambil ketika adik-adik ini inovatif dan kreatif. Seperti yang tadi saya lihat di stan-stan di bawah, itu contoh yang kreatif,” jelasnya.

Ketua Komite SMAN 8 Denpasar Dr. Drs. I Made Gede Putra Wijaya, S.H., M.Si., sangat mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan pihak sekolah membuat kegiatan seperti ini. Ia berharap kegiatan yang bisa memberikan warna tersendiri bagi siswa ini bisa dilakukan secara berkelanjutan. (Asmara Putra/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.