TABANAN, BALIPOST.com – Konferensi Nasional Guru dan Inovasi Pendidikan (Konasgi) ke-2 tahun 2019 yang akan digelar November ini di gedung kesenian I Ketut Maria batal digelar. Hal ini lantaran minim dana dan peserta.

Dari target peserta yang diharapkan sebanyak 300 orang, yang mendaftar hanya 39 orang. Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tabanan I Wayan Madra Suartana mengatakan, pembatalan telah diputuskan dalam rapat bersama antara panitia Konasgi, Dewan Pendidikan dan Klinik Pendidikan belum lama ini.

Madra pun sangat menyayangkan adanya penundaan kegiatan ini. Sebab, banyak manfaat yang seharusnya bisa didapat seperti meningkatkan kapasitas sebagai tenaga pendidik menuju industri 4.0, mendapatkan penunjang angka kredit bagi guru yang akan naik pangkat dan ajang saling tukar informasi antar guru se-Indonesia karena guru akan tampil mempresentasikan karya tulis masing-masing.

“Padahal sudah booking tempat dan sudah ada pembicaraan dengan EO, dan rencananya dibuka Gubernur Bali dan ditutup Bupati Tabanan. Ya cukup bergengsilah karena peserta yang diharapkan sebanyak 300 orang dari seluruh Indonesia seperti dua tahun silam di Bedugul cukup sukses,” terangnya, Minggu (10/11).

Lanjut, kata Madra, sejak awal perencanaannya sudah sangat matang karena panitianya terdiri dari kalangan MKKS SMA/SMK, MKKS SMP, K3S SD PGRI dan korwil pendidikan. Artinya semua stakeholder pendidikan dilibatkan agar pelaksanaannya sukses.

Bahkan kegiatan ini rencananya dirangkaikan dengan HUT kota Tabanan ke-526, namun sayangnya tidak mendapatkan respons dari peserta di seluruh Indonesia. “Pelaksanaan rapat sudah berulang kali dilaksanakan karena tidak ada peserta yang mendaftar dari seluruh Indonesia, rapat terakhir Jumat tanggal 8 November lalu diputuskan pelaksanaan Konasgi II tahun 2019 ditunda,” terangnya.

Terkait pembatalan acara ini, panitia juga akan mengirim surat ke seluruh instansi terkait yang pernah disurati dalam pelaksanaan Konasgi II agar yang sudah mendaftar sebanyak 39 orang membatalkan kedatangannya. Jangan sampai mereka sudah pesan tiket pesawat dan booking hotel di Bali, termasuk para keynote speeker juga dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah dikonfirmasi pembatalannya.

“Kami pihak panitia menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas penundaan acara ini. Semoga tahun depan bisa kembali digelar dengan jumlah peserta yang memenuhi harapan,” pungkasnya. (Puspawati/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.