Suasana senam bersama terkait Germas yang digelar di Jembrana. (BP/olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) kembali digelar di Jembrana, Selasa (5/11). Sejumlah kegiatan dalam rangka penggerakan masyarakat untuk menggelorakan hidup sehat diikuti puluhan masyarakat melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perusahaan-perusahaan serta mitra-mitra potensial di Kabupaten Jembrana.

Kegiatan yang digelar Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana ini diawali dengan Senam bersama. Seusai kegiatan fisik, para peserta memakan buah dan cek kesehatan di stan pameran Germas yang disediakan Diskes Provinsi Bali.

Penggerakan juga dirangkai dengan Talk Show Pergerakan Masyarakat dengan tema “Dengan Germas Hidup Sehat, Kita Wujudkan Generasi Sehat, Unggul dan Mandiri Menuju Bali Era Baru”

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Provinsi Bali, Dian Nardiani, SKM, M.PH mengatakan Jembrana sebagai salah satu Kabupaten yang disasar Germas dari Provinsi Bali tahun ini. Sejumlah penggerakan masyarakat digelar untuk menggelorakan kembali hidup sehat termasuk melibatkan OPD-OPD yang terkait Germas seperti yang tertuang dalam Instruksi Presiden nomor 1/2017.

Dimana masing-masing OPD ini memiliki tupoksi masing-masing dalam mendukung Germas. “Intinya terkait Kesehatan masyarakat ini tidak saja dianggap milik (dinas) Kesehatan, tetapi semua masyarakat dan individu. TermasukOPD yang terkait ada sekitar 19 OPD, Baik Dinas Pertanian, PMD, Koperasi, Dinas PU, Kementerian Agama, Kecamatan semua bergabung menjadi satu bergerak bersama-sama,” ujar Dian Nardiani

Ada lima sasaran pergerakan yang menjadi dasar Germas, yakni pertama aktivitas fisik minimal 30 menit tiap hari. Dimana aktivitas itu bukan saja olahraga melainkan kegiatan fisik sehari-hari seperti menyapu, menyiram dan lain-lain.

Baca juga:  Hipertensi, Penyakit Mematikan Kelima di Indonesia

Kedua, rutin mengkonsumsi sayur dan buah setiap hari. Bahkan oleh tokoh masyarakat di Jembrana, hal ini  dikomitmenkan bersama dengan memastikan dalam setiap rapat ada unsur buah segar. Ketiga, cek kesehatan secara berkala sehingga promotif preventif berjalan.

Keempat, melakukan kerja bakti di lingkup lingkungan rumah hingga banjar, minimal seminggu sekali untuk mencegah dan memberantas sarang nyamuk. Dan kelima, yang menurutnya juga penting adalah tidak merokok.

Pemerintah Provinsi Bali memiliki Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) nomor 10 tahun 2011 yang diharapkan bisa diterapkan secara riil. “Ada tempat-tempat yang tidak boleh merokok. Kita sudah punya Perda dan ini menjadi komitmen agar tidak dilanggar,” tambahnya.

Termasuk di Pura-pura atau tempat ibadah dimana Diskes juga  bekerjasama bersama PHDI dalam menciptakan Germas di areal Pura salah satunya dengan tidak merokok.

Sementara itu, Ketua PHDI Jembrana, I Komang Arsana menyambut baik kegiatan Germas ini. Pihaknya sangat sepakat bahwa kesehatan sangat penting bagi masyarakat. Untuk mewujudkan kualitas sosial salah satunya adalah kesehatan. “Dengan semakin sehat, semakin baik kualitas sosial masyarakat,” terang Arsana.

Dalam Talk Show selain menghadirkan pembicara dari Diskes Provinsi, Diskes Kabupaten dan Bappeda Kabupaten Jembrana, juga diisi dengan Bondres. (Adv/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.