sarbagita
Sejumlah penumpang masuk ke dalam bus Trans Sarbagita yang berhenti di Halte Jalan PB Sudirman. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Upaya menciptakan kehandalan transportasi publik di Bali terus dilakukan. Salah satunya dengan menembangkan bus Trans Sarbagita yang selama ini terkesan tidak maksimal operasionalnya.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Gde Wayan Samsi Gunarta, pemerintah akan menggunakan skema buy the service. Dengan harapan, keberadaan angkutan umum ini bisa lebih memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat.

“Memang ada rencana ke depan buy the service yang akan disupport oleh pemerintah pusat. Denpasar sebagai kawasan inti dari Sarbagita, itu akan mendapatkan support. Termasuk juga lintasan-lintasan Sarbagita yang lain,” ujarnya belum lama ini.

Menurut Samsi, rencana tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memperbaiki pelayanan bus Trans Sarbagita kepada masyarakat. Sehingga nantinya ada pelayanan publik, khususnya di bidang transportasi yang andal di Bali.

Baca juga:  Mengurangi Penggunaan Energi Tak Ramah Lingkungan, Ini Upaya Kemenhub

Dengan skema buy the service, pemerintah bisa melimpahkan sistem transportasi umum daerah kepada swasta. “Buy the service itu pakai hitungan kursi nanti. Jadi berapa kebutuhan kursi disini, pemerintah pusat yang mempersiapkan. Armadanya bisa disiapkan oleh swasta,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Samsi, ada 10 bus ukuran medium yang dioperasikan untuk melayani masyarakat. Sebelumnya, bus-bus tersebut dihibahkan Kementrian Perhubungan RI pada 2017. (Rindra Devita/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.