Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak Gusti Ayu Bintang Darmawati (tengah) saat acara pisah sambut di Jakarta, Kamis (24/10). (BP/son)

JAKARTA, BALIPOST.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (PPPA) Gusti Ayu Bintang Darmawati mengingatkan para pegawai kementeriannya bahwa tidak akan ada celah untuk korupsi. “Saya ingin menyampaikan beberapa arahan Presiden yang harus kita sikapi bersama. Kita harus kerja keras dan kerja cepat,” kata Ayu Bintang saat acara pisah sambut di Jakarta, Kamis (24/10).

Pisah sambut dihadiri Menteri PPPA 2014-2019 Yohana Susana Yembise, Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pribudiarta Nur Sitepu serta para pejabat eselon satu lainnya, berbagai organisasi terkait dengan kementerian, serta seluruh pegawai Kementerian PPPA.

Bintang juga mengingatkan para pegawai Kementerian PPPA agar tidak bekerja monoton. Harus ada inovasi dan kreativitas dengan situasi dan kondisi yang terus berkembang. Kementerian PPPA harus bisa memberdayakan perempuan di bidang kewirausahaan. “Ketika kita ingin memberdayakan perempuan di bidang kewirausahaan, banyak kementerian/lembaga yang bisa kita ajak berkoordinasi dan bersinergi, antara lain Kementerian Badan Usaha Milik Negara serta Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah,” ujarnya.

Baca juga:  Polda Bali-Kepolisian RRT Tingkatkan Kerja Sama Transnational Crime

Terkait permasalahan pekerja anak, Bintang menekankan arti penting mendorong peran ibu dalam pendidikan, menurunkan angka kekerasan dan mencegah perkawinan anak.

Dalam menangani kekerasan terhadap perempuan dan anak, Kementerian PPPA juga dapat bekerja sama dengan kementerian/lembaga lain, termasuk Polri. “Saya yakin dengan bekerja sama dan bersinergi, kita akan memiliki kekuatan dan energi yang lebih besar, efektif dan efisien. Kita harus memastikan setiap program dan kegiatan yang kita laksanakan betul-betul bermanfaat dan dirasakan masyarakat,” tegasnya. (Nikson/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.