Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati. (BP/ant)

JAKARTA, BALIPOST.com – Masyarakat Bali khususnya kaum perempuannya mencatatkan sejarah setelah I Gusti Ayu Bintang Darmawati dilantik menjadi salah satu menteri di Kabinet Indonesia Maju. Istri dari mantan Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga ini adalah perempuan Bali pertama yang duduk di kursi menteri.

Bintang Darmawati atau yang lebih dikenal dengan panggilan Bintang Puspayoga ini dipercaya sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Bagi warga Bali nama Bintang Puspayoga sudah sangat dikenal.

Beberapa posisi strategis pernah didudukinya selama menjadi ASN di lingkungan Pemkot Denpasar. Bukan saja sukses di birokrasi, namun dalam organisasi sosial juga cukup aktif. Bahkan, lagu dan tarian maskot Kota Denpasar ‘’Sekar Jempiring’’ merupakan salah satu ide kreatif dari Bintang Puspayoga.

Ditemui Bali TV usai pelantikan Bintang Puspayoga menyatakan bahwa Presiden Jokowi telah memberikan amanah dan tanggung jawab bagaimana memajukan kaum perempuan Indonesia ke depan, terutama di bidang kewirausahaan serta bagaimana mengupayakan pencegahan, baik yang menyangkut kekerasan terhadap anak dan juga pernikahan dini. Lebih lanjut Bintang Puspayoga mengatakan, langkah awal yang akan dilakukannya sebagai menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak adalah segera melakukan koordinasi baik secara internal dan ekstrenal guna mempersiapkan program-program selanjutnya.

Baca juga:  Atasi Kendala Klasik, UKM Jatim Terapkan Jatimnomics

Sebagai satu-satunya menteri asal Bali dan sekaligus menjadi wanita Bali pertama yang dipercaya presiden menduduki kursi menteri, Bintang Puspayoga mengaku mempunyai tanggung jawab moral yang besar terhadap masyarakat Bali khususnya. Ia pun berjanji akan bertanggung jawab dalam melaksanakan amanah yang diberikannya  dengan sebaik-baiknya. (kmb/balitv)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.