HARARE, BALIPOST.com – Melalui penyelenggaraan Resepsi Diplomatik HUT RI ke-74 , KBRI Harare sekaligus juga mempromosikan penjualan produk – produk komoditi dan manufacturing Indonesia di Harare Zimbabwe. Prioritasnya menawarkan produk-produk kereta api buatan PT. INKA. Demikian ditegaskan oleh Dubes RI untuk Zimbabwe Dewa M. Juniarta Sastrawan di sela-sela penyelenggaraan Resepsi Diplomatik di Wisma KBRI Harare pada 26 September 2019.

Dalam kata sambutannya pada Resepsi Diplomatik tersebut, Dubes Sastrawan menegaskan bahwa prioritas kerjasama revitalisasi kereta api antara Indonesia dan Zimbabwe, akan dapat memperkuat infrastruktur logistik di Zimbabwe. Selanjutnya juga akan dapat membangun kembali jaringan konektivitas kereta api di Zimbabwe untuk mengintegrasikan perekonomian kawasan dibagian selatan sub Sahara.

Integritas konektivitas ekonomi sub kawasan dengan Hub di Zimbabwe ini akan dapat terhubung dengan kegiatan kerjasama ekonomi negara negara Indian Ocean Rim Association Cooperation (IORAC), yang pada gilirannya akan terhubung dengan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia sebagai konektivitas utama pada kerjasama ekonomi Indo-Pacific dan Asean Community. “Melalui kerjasama infrastruktur kereta api ini, Indonesia akan dapat membantu upaya pencapaian Visi 2030 dari Zimbabwe untuk menjadi negara kelas menengah pada tahun 2030,” demikian ditegaskan Dubes Sastrawan.

Juga disampaikan bahwa Indonesia akan memberikan obat-obatan terhadap korban Cyclone IDAI yang terjadi pada beberapa bulan lalu. Selain itu, Indonesia akan memberikan sumbangan Capacity building untuk unit penanganan bencana alam.

Baca juga:  Akhir 2018, Pabrik Kereta Api BUMN Dibangun di Banyuwangi

Melalui  Resepsi Diplomatik ini juga diadakan kegiatan memperkuat People to people contact yang diwujudkan melalui kolaborasi paduan suara anak anak yatim piatu korban HIV AIDS dari Dzikwa Center dengan group angklung bambu Ibu Ibu DWP KBRI Harare saat menyanyikan lagu kebangsaan kedua negara.

Sebagai bagian dari promosi batik Indonesia di Zimbabwe, Resepsi Diplomatik ini KBRI Harare juga menyumbangkan seragam batik yang dibelikan dari Yogyakarta bagi paduan suara Dzikwa Center. Sehingga setiap pentas, Paduan suara Dzikwa tersebut akan senantiasa memakai batik Indonesia dari Yogyakarta.

Selain promosi batik, saat resepsi Diplomatik tersebut, KBRI Harare juga melakukan promosi kulinari Indonesia dengan menyajikan berbagai makanan khas Indonesia yang disiapkan ibu-ibu keluarga besar KBRI Harare bersama beberapa masyarakat Indonesia di Harare.

Direktur Protokol Kementerian Luar negeri dan Perdagangan International Zimbabwe yang mewakili Pemerintah Zimbabwe untuk memberikan sambutan pada Resepsi Diplomatik, menyatakan penghargaannya kepada KBRI Harare yang telah dapat menyelenggarakan resepsi diplomatik dengan menggabungkan unsur kerjasama politik, kerjasama ekonomi, dan kerjasama kebudayaan secara harmonis. Sehingga dapat ditampilkan rasa kebersamaan dan rasa persahabatan yang kuat antara Indonesia dan Zimbabwe. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.