Truk berwarna putih yang mengangkut batako terperosok ke jurang di sebelah timur jembatan, Desa Buahan, Kecamatan Payangan, Jumat (11/10). (BP/nik)

GIANYAR, BALIPOST.com – Truk bernopol DK 8178 KI terperosok ke jurang di jalan raya Susut, Desa Buahan, Kecamatan Payangan, Jumat (11/10) siang. Musibah ini terjadi lantaran truk berwarna putih tersebut mengalami rem blong saat melintasi jalan turunan di TKP. Menghindari pengendara sepeda motor yang ada di depannya, sopir truk terpaksa mengarahkan kendaraan ke jurang sedalam 10 meter yang ada di sebelah timur jembatan setempat.

Kapolsek Payangan AKP I Gede Sudyatmaja membenarkan adanya kejadian tersebut. Truk dikemudikan Rahsan (26), didampingi penumpang Sadlan (24), keduanya asal NTB. “ Sopir truk mengalami luka ringan dan sudah dilarikan ke Puskesmas Payangan untuk menjalani perawatan,” katanya saat dimintai konfirmasinya, Jumat (11/10) kemarin.

Menurut hasil pemeriksaan, sopir truk mengaku membawa 300 biji batako ke proyek yang ada di Desa Buahan. Setibanya di TKP, truk melucur dari arah barat melintasi jalan turunan. Mendadak rem blong, sehingga laju truk tidak terkendali. Tepat di depan truk ada pengendara motor yang melaju beriringan. Berupaya tidak menabrak, Rahsan lantas mencoba banting stir ke kanan, sehingga akhirnya truk masuk jurang.

Baca juga:  Tronton Tak Kuat Nanjak, Alat Berat Terguling di Jalur Kintamani-Catur

Truk sempat terguling hingga akhirnya berhenti dalam posisi terbalik di dasar jurang. Kaca depan dan kanan truk pecah, serta bagian depan penyok. Akibat kejadian ini, pemilik truk, I Wayan Karyawan, asal Desa Singakerta ditaksir mengalami kerugian Rp 30 juta. Truk langsung dievakuasi dari jurang.

Mengantisipasi terulangnya kejadian serupa, Kapolsek Payangan mengimbau sopir mobil angkutan barang agar lebih berhati-hati melintasi jalur tersebut. “Jalurnya cukup curam, jadi kami imbau untuk lebih berhati-hati,“ tandas AKP Sudyatmaja. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.