Terlibat penganiayaan, anggota ormas (kiri) ditahan di Mapolsek Mengwi, Badung. (BP/ist)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Pemilik Bengkel Olivia Motor, Yusup Hutasoit (33), di Banjar Dukuh Pandean, Desa Munggu, Mengwi, Badung, dihajar pemilik sepeda motor, I Gede Suartama (43), Rabu (9/10) lalu. Terkait kasus ini, Suartama yang asal Tabanan langsung ditangkap. Saat penggeledahan ditemukan kartu anggota dan stiker ormas di sepeda motornya.

Kanitreskrim Polsek Mengwi Iptu Wayan Sujana ketika mendampingi Kapolsek AKP I Gede Eka Putra Astawa menyampaikan, saat diinterogasi pelaku mengakui menganiaya korban. Terkait kartu anggota ormas, pelaku berdalih tidak aktif lagi. “Pelaku juga mengaku mengidap penyakit darah tinggi,” tegasnya, Jumat (11/10).

Kronologisnya, waktu kejadian pukul 13.00 Wita, pelaku tiba di TKP untuk memperbaiki sepeda motornya. Antara pelaku dan korban tidak kenal. Setelah dicek oleh korban ternyata yang rusak CDI. Korban memberi tahu pelaku bahwa CDI motornya rusak dan stok di TKP kosong. Mendengar hal itu pelaku marah dan menuduh korban tidak tahu apa-apa. Saat korban memperbaiki motor pelanggannya yang lain, pelaku memukul korban beberapa kali ke arah wajah dan kepala.

Baca juga:  Petani Gondo Ditahan Usai Pukul IRT

“Akibat pukulan tersebut, bawah mata sebelah kiri korban mengalami bengkak dan kepala bagian belakang terasa sakit. Atas kejadian tersebut, korban melapor ke Polsek Mengwi,” ungkapnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal dipimpin Panit Ipda I Made Mangku Bunciana mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Berdasarkan hasil analisa TKP serta keterangan saksi-saksi, polisi mencari pelaku yang kesehariannya membuat perahu. Sekitar pukul 17.00, petugas mendapatkan informasi pelaku berada di Banjar Sinjuana, Desa Beraban, Kediri, Tabanan. Polisi langsung ke sana dan menangkap pelaku di tempat kosnya. “Pelaku mengaku jengkel karena korban tidak bisa memperbaiki motornya,” ujar Iptu Sujana. (Ngurah Kertanegara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.