MEDAN, BALIPOST.com – Perayaan Festival Navaratri oleh umat Hindu di Medan, Sumatera Utara berlangsung meriah. Selain menampilkan ritual agama dan adat Hindu keturunan India, perayaan juga dibarengi dengan penampilan Reog Ponorogo dan juga barongsai.

Festival Navaratri sendiri merupakan festival sembilan hari umat Hindu untuk menghormati Ibu Dewi. Ratusan umat Hindu di Medan, menggelar perayaan di Shri Mariaman Kul. Ketua PHDI Kota Medan, Surya, menyampaikan perayaan ini merupakan perayaan dharma melawan adharma, yaitu kebenaran melawan ketidakbenaran.

Acara Navaratri ini berlangsung sangat meriah. Ditampilkan ritual keagamaan dan juga budaya Hindu keturunan India, seperti pengarakan kereta kencana, pembakaran ashura sebagai simbol adharma, gendang India, dan tarian klasik India. Juga dimeriahkan dengan Reog Ponorogo dan juga barongsai.

Baca juga:  Pujawali ke-33 Pura Mertasari Rempoa

Kemeriahan tak hanya dirasakan umat Hindu, juga seluruh kalangan masyarakat. Hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution dan juga Ketua DPRD Medan, Hasyim Wijaya.

Akhyar mengatakan dengan adanya kegiatan ini merupakan bentuk dari keberagaman di Kota Medan. Perayaan Navaratri ini dirayakan oleh seluruh umat Hindu di dunia selama sembilan hari. Kegiatan agama yang dilaksanakan, sperti berdoa bersama, puasa, dan lain sebagainya.

Di hari terakhir sebagai hari puncaknya dilaksanakan pengarakan dewi mewakili Dewi Durga, Saraswati, dan Laksmi yang bersama-sama mewakili energi feminim memberi perlindungan, cinta, kemakmuran dan pengetahuan bagi semua umat. (kmb/Sumut TV)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.