DENPASAR, BALIPOST.com – Polsek  Denpasar Timur (Dentim) dan Polresta Denpasar belum menerima laporan resmi terkait informasi perampokan di Jalan Drupadi IV No.3, Renon, Denpasar, beberapa waktu lalu. Meski demikian penyelidikan tetap dilakukan untuk mengungkap kejadian sebenarnya.

“Sampai sekarang belum jelas apakah benar perampokan, pencurian atau percobaan pencurian. Selain itu kami belum menerima informasi ada barang yang hilang,” kata Kapolsek Dentim Kompol I Nyoman Karang Adiputra, Senin (7/10).

Bagaimana dengan ada dua orang korban yaitu Valentina Erma (54) dan anaknya, Ivan Prasetia (24)? “Kalau soal itu bukan karena adanya tindak kekerasan. Namun diduga ketakutan dan panik, mereka melompat dari lantai 3,” ujarnya.

Hasil interogasi Valentina Erma, pada Jumat (4/10) pukul 14.15 Wita. Dia hanya dengan anak keduanya di rumah, sedangkan suaminya ke Bank Lestari.

Baca juga:  Begini Kronologis Perampokan Mini Mart

Waktu itu dilihat pelaku sebanyak 5 orang. Pelaku sempat bicara menggunakan bahasa Bali. Melihat banyak pelaku, korban dan anaknya melompat dari lantai 3 rumahnya dan jatuh di halaman rumah tetangganya, Bayu Darma Teja (40) di Jalan Drupadi IV No. 5, Renon. “Mungkin korban masih sakit karena patah tulang,” ungkap Kompol Karang.

Ia membenarkan terkait informasi tersebut, anggotanya bersama Polresta Denpasar melakukan olah TKP. Di halaman rumah ditemukan samurai lengkap dengan sarungnya dan sandal.

Hasil pengecekan di CCTV tetangga korban, mobil putih jenis Sigra dipakai pelaku sudah terekam nopolnya. Namun setelah dicek ke Kantor Samsat, ternyata plat nopol yang terpasang dimobil tersebut milik Honda CRV. (Kerta Negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.