Ilustrasi. (BP/Dokumen Swara Tunaiku)

DENPASAR, BALIPOST.com – Waktu yang tepat untuk membawa keluarga pergi berlibur, tentu saja di kala long weekend menyapa. Selain mempertimbangkan tujuan liburan, tentu saja Anda harus menyiapkan sejumlah biaya untuk dipakai saat berlibur nantinya.

Pengaturan keuangan untuk liburan dengan keluarga ini harus dibuat sematang mungkin, agar jangan sampai nantinya pengeluaran Anda jadi tak karuan. Dikutip dari Swara Tunaiku, ini dia 6 cara mengatur keuangan saat libur long weekend!

1. Tentukan Destinasi Wisata yang Diinginkan oleh Keluarga

Sebelum pergi berlibur bersama keluarga, sebaiknya Anda tentukan dulu destinasi yang akan Anda kunjungi. Tak usah memaksakan diri untuk berlibur ke tempat yang sangat mewah, yang terpenting adalah destinasi tersebut disukai oleh semua anggota keluarga. Dengan menetapkan destinasi wisata ini, Anda bisa mengetahui estimasi biaya yang diperlukan untuk memasuki tempat tersebut.

2. Catatlah Bujet yang Dibutuhkan untuk Keperluan Selama Liburan

Salah satu cara yang bisa dilakukan agar pengeluaran selama liburan bisa dikontrol, adalah dengan menulis catatan keuangan. Catatan keuangan ini nantinya akan berisikan bujet yang dibutuhkan, untuk keperluan seperti akomodasi, konsumsi, dan lainnya saat Anda pergi berlibur. Tulis dengan rinci semua keperluan yang memang Anda butuhkan, bahkan yang biayanya paling kecil sekali pun.

Saat semua keperluan untuk liburan tersebut telah dicatat, Anda bisa mempertimbangkan mana yang sekiranya wajib, serta mana yang tak terlalu dibutuhkan. Jika sekiranya keperluan itu masih bisa diganti dengan biaya yang lebih kecil, mengapa tidak? Misalnya saja, untuk menghemat biaya liburan, Anda memilih untuk membawa bekal dari rumah, dibanding membeli makanan di jalan.

3. Lakukan Pekerjaan untuk Menambah Biaya Liburan

Untuk tak memberatkan biaya liburan pada penghasilan utama Anda, siasatilah dengan mencari pekerjaan tambahan. Jika sekiranya di tempat kerja Anda diberikan honor tambahan bagi yang lembur, jangan ragu untuk mengambil kesempatan tersebut. Selain itu, Anda juga bisa mencari pemasukan lain dengan cara berdagang, menjelang datangnya waktu liburan bersama keluarga.

Baca juga:  Vaksinasi Lansia Belum Jadi Program Pemerintah

4. Manfaatkan Promo yang Ada Sebaik Mungkin

Cara cerdas untuk bisa mengurangi bujet pengeluaran saat liburan adalah dengan memanfaatkan promo sebanyak-banyaknya. Cari sebanyak mungkin promo yang tersedia, misalnya promo untuk transportasi, penginapan, makanan, atau pun biaya masuk ke destinasi wisata yang dituju. Potongan-potongan harga tersebut, bisa Anda manfaatkan untuk memenuhi biaya kebutuhan lain.

5. Jangan Tergoda dengan Barang yang Dijual di Destinasi Wisata

Salah satu kebiasaan yang bikin bujet liburan yang telah dianggarkan jadi berantakan adalah, pembelian benda yang tak diperlukan selama liburan. Tahanlah diri untuk tak membeli barang ataupun pernak-pernik, yang tak termasuk dalam catatan keuangan Anda. Dengan begini, catatan keuangan untuk liburan long weekend yang telah dibuat, akan terasa sangat optimal manfaatnya.

6. Gunakan Biaya yang Dianggarkan untuk Keperluan Lain

Jika Anda merupakan pribadi yang mengalokasikan dana untuk kebutuhan yang berbeda, gunakan dulu dana untuk keperluan lain liburan Anda. Misalnya, dana yang selama ini Anda siapkan untuk keperluan perawatan diri, Anda alihkan kali ini untuk liburan.

Dengan begini, Anda bisa menutupi kekurangan dana untuk liburan. Liburan kan juga termasuk salah satu cara memanjakan diri Anda.

Agar pengeluaran Anda tak jadi membludak banyaknya saat liburan, Anda butuh membuat catatan keuangan khusus liburan. Buat catatan serinci mungkin, berisikan kebutuhan yang Anda perlukan saat berlibur nantinya dengan keluarga. Hindari pengeluaran di luar catatan tersebut, agar catatan keuangan yang telah dirancang tak jadi sia-sia. Dengan begini, Anda bisa tenang saat liburan datang. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.