GIANYAR, BALIPOST.com – Kebakaran terjadi di Desa Kedewatan, Ubud pada Minggu (6/10). Insiden ini bermula dari kebakaran pada gudang alang-alang, namun dengan cepat merembet ke sejumlah bangunan di sekitar lokasi tersebut.

Akibat kejadian ini sejumlah warga mengalami kerugian material. Totalnya ratusan juta rupiah.

Ada tiga warga yang menjadi korban dari kejadian ini, yakni pemilik gudang alang-alang yang terbakar, I Gusti Ngurah Kompyang (55), Ngakan Made Swastika (50) yang pelinggih kemulannya terbakar dan Ngakan Made Gede yang bangunan bale daja rumahnya ikut terbakar.

Informasi dihimpun kebakaran ini baru diketahui oleh warga setempat pada Minggu siang sekitar pukul 11.30 Wita. Kala itu warga setempat sudah mendapati gudang alang-alang terbakar. Terkejut melihat kejadian itu, warga pun berhamburan ke lokasi dan berupaya melakukan pemadaman.

Ironisnya api dari gudang alang-alang tersebut dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan pelingih kemulan taksu milik Ngakan Made Suwastika. Pelinggih tersebut berada tepat di sisi barat gudang alang-alang itu.

Baca juga:  Kebakaran di TPA Temesi, Damkar dari Kabupaten/Kota Lain Diminta Bantu Pemadaman

Tidak hanya itu, api juga merembet ke sisi selatan, dan membakar bangunan bale daja milik korban Ngakan Made Gede.

Kasat Pol PP Gianyar I Made Watha membenarkan adanya insiden tersebut. Dikatakan setelah menerima laporan, pihaknya menerjunkan 4 unit mobil pemadam. “Untuk proses pemadaman sudah kita kerahkan 4 pemadam. Sekitar pukul 13.11 Wita api baru padam,” katanya.

Watha memastikan tidak ada korban jiwa dari kejadian ini. Namun kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Seperti pemilik gudang alang-alang yang terbakar, I Gusti Ngurah Kompyang (55) diperkirakan mengalami kerugian seratus juta lebih. Diketahui di areal gudang itu juga terdapat mobil pick up DK 9020 KN, serta dua unit sepeda motor DK 7494 KK dan DK 5819 LC yang ludes terbakar.

Ngakan Made Swastika (50) mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta karena pelinggih kemulannya terbakar dan Ngakan Made Gede yang bangunan bale daja rumahnya ikut terbakar mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.