SINGARAJA, BALIPOST.com – Sebuah angkutan kota (Angkot) mendadak terbakar di tengah jalan, Sabtu (5/10). Akibat kejadian itu, arus lalulintas dari kedua arah macet.

Diduga, angkot ini terbakar karena mengalami korsleting pada jaringan kelistrikan pada angkot naas itu. Informasi dikumpulkan di lapangan menyebutkan, sebelum kejadian arus lalulintas ramai lancar.

Kronologisnya, sekitar pukul 08.30 Wita, angkot dengan nomor polisi (Nopol) DK 1963 UA mogok di tengah jalan. Setelah berusaha diperbaiki oleh salah seorang mekanik panggilan, mesin angkot itu kembali hidup.

Ketika akan kembali melanjutkan perjalanan, tiba-tiba kabel di bawah kemudi muncul percikan api. Bahkan, percikan api itu diikuti suara ledakan, diikuti kobaran api.

Dalam waktu singkat, api langsung menghanguskan angkot tersebut. Warga kemudian meminta bantuan pemadaman ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Buleleng.

Beberapa saat kemudian, dua unit mobil damkar tiba di lokasi kejadian. Saat itu, api langsung disiram, sehingga kobaran api berhasil dikendalikan.

Api dinyatakan padam total beberapa saat kemudian. Setelah dipastikan api padam, aparat polisi dibantu warga kemudian memindahkan bangkai angkot naas itu ke pinggir jalan.

Pengemudi angkot Ketut Keraja (46) warga Dusun Tenaon, Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng menceritakan, sebelum kejadian angkot berfungsi dengan baik. Dia mengaku sudah sempat mengantar penumpang sesuai trayek yang ada.

Baca juga:  Kebakaran di Nusa Dua, Puluhan Bangunan Ludes Terbakar

Ketika melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba angkotnya mogok di tengah jalan. Dia berusaha menghentikan angkotnya di pinggir jalan dan langsung mencari mekanik panggilan. “Waktu akan mencari penumpang, bemo saya mogok. Saya panggil mekanik untuk memperbaiki, mesin sudah kembali hidup,” katanya.

Setelah selesai diperbaiki, Keraja akan melanjutkan untuk mencari penumpang. Namun, naas, ketika akan mengidupkan mesin, dia menemukan ada percikan api tidak jauh dari posisinya duduk.

Tidak hanya percikan api, saat bersamaan dirinya dikagetkan dengan suara ledakan di ruang mesin. Keraja bermaksud keluar dan saat bersamaan api sudah membakar angkot yang dijadikan sumber penghasilan keluarganya itu.

Kapolsek Kota Singaraja Kompol IGN Yudistira seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK membenarkan telah terjadi kebakaran angkot tersebut. Yudistira mengatakan, setelah kejadian itu pihaknya sudah memeriksa beberapa saksi termasuk pengemudi angkot.

Hanya saja, penyebab angkot terdebut terbakar hingga sekarang masih diselidiki lebih lanjut. “Untuk sementara penyebab kebakaran itu masih didalami, saksi termasuk pengemudi masih dimintai keterangan lebih lanjut,” jelasnya. (Mudiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.