Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) memperingati HUT ke-74, Sabtu (5/10). Peringatan tahun ini mengusung tema “TNI Profesional Kebanggaan Rakyat” Hal yang perlu diingat adalah jati diri TNI itu sendiri yang lahir dari rakyat, berjuang bersama-sama rakyat dan untuk rakyat, dalam membangun Bangsa dan Negara Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., di Makodam, Denpasar, menjelang puncak peringatan HUT ke-74 TNI, Jumat (4/10). Proses menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI, lanjut Pangdam, membutuhkan kerja keras, pengabdian dan pengorbanan yang tulus dan ikhlas.

TNI manunggal bersama rakyat sejatinya saat ini tidak diposisikan untuk kepentingan politik praktis, tetapi untuk kepentingan politik negara yaitu memperkuat kedaulatan negara dan bangsa di mata negara Iain. Politik kebangsaan yang dapat dan perlu dimainkan TNI ialah dengan menjadikan bangsa ini tetap bersatu dan berjuang menghadapi tantangan masa depan sebagai negara yang ber Bhineka dalam kerangka NKRI.

Kondisi ini menuntut kemanunggalan TNI dan rakyat yang kokoh serta kuat, sebagai konsekuensi logis dari negara majemuk dan negara kepulauan terbesar di dunia yang rentan terhadap berbagai bentuk ancaman kontemporer yang basifat asimetris, proxy dan hibrida. Terkait peringatan HUT ke-74 TNI yang dilaksanakan di wilayah Kodam IX/Udayana kali ini, pihaknya telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan seperti karya bhakti pembersihan pantai, donor darah, anjangsana dan juga melaksanakan ziarah rombongan sebagai wujud rasa syukur dan bakti kita terhadap jasa-jasa para pahlawan yang telah berhasil mewujudkan kemerdekaan bangsa ini.

“Selain itu kami juga menggelar kegiatan lari Run For Bali menempuh jarak 374 kilometer yang dilakukan oleh anggota Babinsa yaitu Serka I Dewa Gede Astawa yang secara beranting didampingi para prajurit-prajurit Kodam IX/Udayana dan masyarakat di sepanjang rute,” tegas Mayjen Benny Susianto.

Tema dari kegiatan lari ini adalah dalam rangka HUT ke-74 TNI dan ungkapan rasa syukur serta bagian dari bentuk tanggung jawab kepada Bangsa Indonesia. Bahwa TNI profesional dimana salah satu profesionalismenya diwujudkan kondisi fisik yang prima, bugar dan sehat melalui olahraga lari, karena itu tuntutan profesi sebagai prajurit TNI.

Baca juga:  Menkes Minta TNI dan Polri Kawal Nakes di Papua

Selanjutnya, terkait dengan nasionalisme anak bangsa, Pangdam menyampaikan, sebagai generasi muda penerus bangsa yang akan melanjutkan dan menjadi penentu cita-cita nasib bangsa ini, maka generasi muda harus memiliki sikap nasionalisme dan patriotisme yang tinggi. Nasionalisme sangat penting terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara karena sebagai wujud pengabdian dan kecintaan terhadap bangsa itu sendiri.

Lunturnya semangat nasionalisme dan kepedulian generasi muda di masa yang akan datang menjadi tantangan di era globalisasi. Hal ini dapat ditinjau dari gaya hidup yang menimbulkan sikap apatis, konsumtif dan individualis dalam kehidupan sehari-hari.

“Tantangan itu tentu harus disikapi dengan membangun kembali semangat generasi muda dan harus disikapi dengan jiwa yang besar, serta membentuk generasi muda yang bermental baja dan pantang menyerah,” ungkapnya.

Kedisiplinan dan etika kerja yang kuat harus ditanamkan dan dikembangkan pada setiap generasi muda di Indonesia dalam membangun kembali semangat nasionalisme.

Terkait dengan gelar kekuatan, Kodam IX/Udayana membawahi 3 Subkompartemen strategis, meliputi Korem 161/Wira Sakti dengan membawahi 13 Kodim berkedudukan di Kupang Provinsi NTT yang berbatasan darat langsung dengan RDTL dan berbatasan laut antara 3 Negara (Indonesia, Australia dan Timor Leste). Selanjutnya Korem 162/Wira Bhakti membawahi 7 Kodim, 1 Batalyon berkedudukan di Provinsi NTB dan Korem 163/Wira Satya yang berkedudukan di Denpasar Provinsi Bali, membawahi 8 Kodim serta Kodam IX/Udayana juga memiliki satu Brigade Infanteri berkedudukan di Kupang, Provinsi NTT.

Selanjutnya, Kodam IX/Udayana dalam kelancaran tercapainya tugas pokok di dukung oleh 15 Satuan Badan Pelaksana Kodam, 4 Satuan Eselon Pelayanan, dan 8 Satuan Eselon Pelaksana lainnya, serta 1 Satuan Pemukul Kodam.

Yang terpenting Kodam IX/Udayana harus senantiasa meningkatkan kemampuan dan profesionalisme agar terampil dan sukses dalam pelaksanaan tugasnya. Memiliki loyalitas yang tinggi sebagai wujud kesetiaan dan ketaatan terhadap perintah komando dan memiliki kebanggaan terhadap profesi pengabdiannya sehingga senantiasa berbuat yang terbaik serta membangun kebersamaan untuk wujudkan soliditas dan sinergitas. (Kerta Negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.