Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha saat mengecek kemampuan Kompi Kerangka di Lapangan Iptu Soetarjo Brimob, Tohpati, Denpasar. (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Menyimak perkembangan situasi di luar Bali yang marak aksi demo menjelang pelantikan Presidan dan Wakil Presiden RI, Polda Bali menyiagan pasukan dan peralatan. Sebanyak 605 personel Polda Bali yang bergabung dalam Kompi Kerangka melaksanakan apel di Lapangan Iptu Soetarjo Brimob, Tohpati, Denpasar, Kamis (3/10). Apel tersebut untuk mengetahui jumlah kekuatan personel, mengecek peralatan sekaligus melaksanakan latihan bersama.

Dalam sambutannya, Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha menyampaikan, apel kesiapan digelar untuk mengetahui jumlah riil anggota Polri yang disiagakan apabila terjadi aksi unjuk rasa di Pulau Dewata. Di samping itu, untuk mengecek kondisi peralatan yang akan digunakan dalam menangani aksi unjuk rasa.

Mantan Kepala BIN Daerah Bali itu menegaskan, situasi Pulau Dewata sampai saat ini masih aman dan kondusif. “Kami meningkatkan kegiatan patroli terutama di wilayah Renon. Meskipun situasi aman, saya tetap minta seluruh anggota Polri selalu siap sedia jika sewaktu-waktu diperlukan,” kata jenderal lulusan Akpol tahun 1989 ini.

Baca juga:  Jalur Evakuasi Laut Disiapkan, 32 Perahu Siap di Padangbai

Mantan Kapolresta Denpasar tersebut mengungkapkan, ratusan personel yang hadir dalam apel dibagi menjadi lima kompi. Setiap kompi terdiri atas tiga pleton. Mereka kemudian diarahkan untuk melakukan peragaan dan pengaturan posisi personel mulai dari Dalmas Awal, Dalmas Lanjutan, dan Dalmas Akhir.

Sunartha juga mengawasi sejauh mana kemampuan personel Polri saat berhadapan dengan aksi massa yang damai dan rusuh. “Latihan Dalmas Awal, Dalmas Lanjutan, dan Dalmas Akhir harus dilakukan sesuai protap yang ada. Dengan demikian Polri akan dinilai profesional saat menghadapi unjuk rasa,” ujarnya. (Ngurah Kertanegara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.