Penanganan kebakaran di TPA Mandung terus dilakukan karena asap masih mengepul dari tumpukan sampah. (BP/bit)

TABANAN, BALIPOST.com – Asap yang keluar dari kebakaran sampah di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, hingga Kamis (26/9) masih mengepul dan menutupi gedung Kantor TPA. Satu unit mobil pemadam kebakaran dan petugas TPA silih berganti melakukan upaya penanganan pemadaman.

Ketinggian tumpukan volume sampah yang mencapai lebih dari 10 meter ditambah faktor cuaca panas menyebabkan bara api cepat menyebar hingga ke bagian paling bawah. Hujan lebat yang terjadi belum lama ini belum sepenuhnya bisa menuntaskan upaya penanganan kebakaran sampah di TPA Mandung.

Sejumlah petugas TPA mengaku sampai tiga hari tidak pulang lantaran harus menjalani kewajiban dan tanggung jawabnya di TPA. “Saya sudah tiga hari tidak pulang ke rumah. Banyak yang menyindir dan beranggapan negatif, namun saya cuek saja,” ucap petugas yang tidak mau disebutkan namanya.

Ia mengaku sempat jatuh sakit lantaran faktor kelelahan akibat hampir tiap hari berkutat dengan upaya pemadaman. Setelah istirahat cukup, diri bisa kembali melanjutkan tugas. “Pak Kadis dan Sekdis juga sering nginap di sini (TPA) untuk antisipasi kemungkinan titik api besar kembali,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan I Made Subagia mengatakan, kebakaran sempat terhenti pascahujan lebat yang sempat mengguyur belum lama ini. Hanya, belakangan sekam kembali mengeluarkan asap dan merembet ke sampah lainnya. “Ini karena bara api yang ada di bagian bawah kembali membesar akibat cuaca panas dan angin,” sebutnya.

Baca juga:  Rasio Tempat Tidur RS di Tabanan Ideal, Pasien Tetap Numplek di BRSU

Salah satu solusi yang coba dilakukan oleh dinas terkait adalah membuat enam titik kubangan air ukuran 2 x 3 meter dengan kedalaman 1 meter. Kubangan ini dibuat di bagian atas dengan maksud agar air yang ditampung terus merembes ke bawah. Jika ada titik api membesar, air di dalam kubangan tersebut bisa diambil oleh alat berat untuk penanganan lebih awal, sembari menunggu petugas lainnya datang. DLH melalui TPA juga menambah persediaan selang sepanjang 80 meter yang sebelumnya hanya 20 meter.

Melihat maksimalnya kinerja petugas dalam upaya penanganan kebakaran sampah di TPA Mandung, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Setda Tabanan dan Asisten II Setda Tabanan agar mengadakan pemeriksaan lanjutan. Sebab, hampir tiap hari petugas berkutat dengan asap, bau, dan kelelahan. “Kami sudah koordinasi untuk memohon pemeriksaan lebih detail baik paru-paru maupun ISPA,” pungkas Subagia. (Dewi Puspawati/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.