Dalam sebulan terakhir, ada sejumlah pura yang saya baca dari Bali Post mengalami kebakaran. Sebagai umat Hindu, saya sangat miris membaca berita semacam itu.

Saya juga berharap kasus terbakarnya pura atau yang berkaitan dengan tempat suci umat Hindu mendapat perhatian yang lebih jelas. Sebagai umat, mari kita jaga kawasan suci kita dengan rasa dan ikut peduli.

Saya juga pahami, kebakaran sulit kita hindari, namun setidaknya ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran. Di antaranya, pastikan dupa setelah sembahyang kita matikan.

Jangan kasihan pada dupa dan berharap aroma tetap menyebar, sehingga kita merasa kurang nyaman untuk mematikannya. Juga jangan melakukan pembakaran sampah di dekat areal pura atau tempat suci apalagi beratap ilalang atau ijuk.

Baca juga:  Arsipnya Ikut Terbakar saat Gedung Biro Hukum Pemprov Bali Kebakaran, Tabanan Kirim Ulang 14 Ranperda

Jika terpaksa melakukan pembakaran hendaknya radiusnya dijauhkan atau setidaknya dijaga. Hindari melakukan pembakaran sampah saat embusan angin kencang. Selain itu, perhatikan juga jaringan listrik. Jika sudah tua dan ada kabel-kabel yang rusak segeralah diganti.

I Kadek Trinatha

Denpasar, Bali

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.