Bendesa Pura Puncak Sari, dr. Bagus Darmayasa. (BP/dok)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Pura Puncak Sari menjadi satu kesatuan dengan Pura Goa Lawah. Merupakan satu pura yang setiap hari tak pernah sepi dari aktivitas umat Hindu. Oleh karena itu, pihak pengurus Pura Goa Lawah bergerak cepat untuk melakukan langkah-langkah penanganan pascakebakaran.

Bendesa Pura dr. Bagus Darmayasa dihubungi, Selasa (17/9), mengatakan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan pengurus pura lainnya dan para tokoh masyarakat di Desa Pesinggihan. Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan segera tangkil ke Griya Dawan untuk memohon petunjuk sang sulinggih, khususnya mengenai langkah apa yang harus ditempuh selanjutnya secara niskala.

Sementara untuk proses perbaikan pura, pihaknya juga melibatkan sejumlah arsitek untuk melakukan pengukuran palinggih berikut membuat gambarnya agar perbaikan dapat dilakukan dengan cepat. “Saya targetkan dua bulan proses perbaikan palinggih yang terbakar sudah tuntas, sehingga umat bisa kembali beraktivitas melakukan persembahyangan,” ujarnya.

Baca juga:  Beredar Isu Penolakan Bandara Bali Utara, Aparat Desa Kubutambahan Heboh

Bagus Darmayasa tidak mau menunggu terlalu lama, sebab palinggih pura yang terbakar apabila didiamkan terlalu lama akan menimbulkan kesan tak baik bagi umat. Untuk itulah dirinya bergerak cepat melakukan proses perbaikan melibatkan seluruh jaringan yang ada.

Pengurus Pura Goa Lawah juga terbuka bagi lembaga, tokoh masyarakat, dan umat Hindu yang hendak mapunia membantu proses pengerjaannya agar lebih cepat tuntas. “Kami yakin bila punya niat tulus segera memperbaiki ini, alam dan Ratu Bhatara di Pura Puncak Sari dan Pura Goa Lawah akan senantiasa memberikan jalan. Begitu juga bagi pihak lain yang senantiasa tulus membantu perbaikan pura ini,” kata Bagus Darmayasa. (Bagiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.