Candra Dwipa. (BP/Dokumen BPR Lestari)

DENPASAR, BALIPOST.com – Memasuki tahun ke-10, program Beasiswa Generasi Lestari dari BPR Lestari Bali (member of Lestari Group) semakin banyak merangkul penerima beasiswa. Saat ini total 47 penerima beasiswa yang sedang dibiayai perkuliahannya. Sedangkan 51 orang telah berhasil lulus dan meraih cita-cita mereka.

Adalah Anak Agung Gede Candra Dwipa, atau yang akrab disapa Candra. Salah satu penerima beasiswa Gen-L (Generasi Lestari) angkatan 6 yang juga merupakan aktivis di Kampus Universitas Udayana. Di balik berbagai kegiatan dan kesibukannya, banyak cerita menarik yang dibagikan Candra.

Candra mengaku sangat senang bisa diterima di Fakultas Kedokteran tepatnya di Jurusan Ilmu Keperawatan. “Teman-teman sempat heran kok saya mau kuliah sebagai perawat, yang identik dengan wanita. Tapi kata ibu, saya orangnya terlihat care. Jadi ibu menyarankan untuk masuk di ilmu keperawatan dan kebetulan saya juga suka,” ujar Candra sambil mengenang awal masuk perkuliahan.

Saat ini, Candra sedang disibukkan dengan masa pendidikannya untuk melanjutkan profesi ners. Ia bersyukur banyak pelajaran yang didapatkan selama masa pendidikan ini, termasuk kepercayaan yang diberikan untuk menyuntik pasien secara langsung.

Menariknya, ternyata Candra adalah sosok yang aktif juga di kegiatan kampus. Candra pernah menjabat sebagai ketua di Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) yang merupakan salah satu organisasi mahasiswa yang fokus untuk mengawasi berbagai kegiatan kampus.

Ditemui di tempat terpisah, ibunda Candra, atau yang akrab disapa Bu Gung Mas merasa senang anak bungsunya bisa menjadi salah satu penerima beasiswa Gen-L 6. “Sedari SD, Candra dan kakaknya sudah menjadi bagian dari anak asuh BPR Lestari. Sebagai orang tua tunggal, saya bersyukur karena masih banyak orang baik yang mau membantu kami,” ujar Bu Gung Mas saat ditemui di rumahnya di daerah Denpasar.

Baca juga:  BPR Lestari Bali Mebanjar di Desa Adat Dalung

Kondisi keluarga dan ekonomi yang kurang baik, membuat ibunda Candra harus tetap berjuang untuk bisa menyekolahkan kedua anaknya yang hanya berjarak dua tahun. Terlebih lagi, melanjutkan sekolah di bidang kesehatan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. “Saat itu, saya baru bekerja sebagai relawan di PMI. Kebayang gajinya kan? Sudah pasti di bawah UMR. Untuk bertahan hidup saja, kami pas-pasan. Saya sangat bersyukur Candra bisa jadi bagian dari penerima beasiswa dari Generasi Lestari, dan berhasil mendapatkan gelar Sarjana. Saya harap anak-anak yang lain juga bisa bersyukur dan belajar dengan baik, sehingga beasiswanya tidak sia-sia,” tambah Bu Gung Mas.

Candra adalah salah satu dari sekian banyak penerima Beasiswa Lestari yang berhasil merangkai sedikit demi sedikit cita-citanya. Selain bercita-cita menjadi seorang perawat di ruang bedah, nantinya ia juga ingin menjadi seorang pebisnis. “Terima kasih BPR Lestari, karena beasiswanya saya bisa melanjutkan kuliah dengan baik dan memacu saya untuk terus mendapatkan nilai yang baik. Tetap semangat untuk teman-teman Gen-L yang lain dan tunjukkan yang terbaik. Untuk adik-adik yang masih duduk di bangku SMA, jangan sampai putus sekolah. Masih banyak kesempatan, salah satunya dengan mengikuti seleksi beasiswa Generasi Lestari,” tutup Candra. (Adv/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.