Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto saat video conference dengan para Dandim di ruang Puskodalops Makodam, Denpasar. (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Selaku Pengendali Kegiatan Operasional (PKO) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., mempersiapkan pelaksanaan TMMD ke-106 tahun 2019. Saat video conference (vidcon) dengan para Dandim di ruang Puskodalops Makodam, Denpasar, Senin (9/9), Mayjen Benny Susianto menekankan pada pelaksanaan TMMD terus merawat dan menggaungkan semangat gotong royong.

Pangdam menyampaikan maksud dan tujuan TMMD yaitu mengedepankan semangat gotong royong bersama seluruh komponen yang ada. Tujuannya dalam rangka mendukung pembangunan pemerintah daerah dan tercapainya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Gotong royong sudah menjadi filosofi dalam kehidupan masyarakat Indonesia dan bagi TNI. Hal ini bisa diwujudkan dalam bentuk Operasi Bhakti, Bhakti TNI atau Karya Bhakti dan TMMD yang sedang kita laksanakan seperti saat ini,” ungkapnya.

Setelah para Dansatgas TMMD memaparkan rencana kegiatan yang meliputi sasaran fisik dan nonfisik, Benny Susianto berharap pelaksanaan kegiatan di lapangan berjalan aman, lancar, tepat waktu, dan tepat sasaran. TMMD ini membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan baik bersifat fisik maupun nonfisik. Pun sebagai upaya memantapkan kemanunggalan TNI-rakyat yang kokoh, tangguh, dan kuat untuk tetap tegaknya NKRI.

Baca juga:  Daun Mangga, Ini 7 Manfaatnya

Terkait sasaran yang direncanakan supaya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain itu, tidak bermasalah baik dari segi anggaran maupun lahan yang menjadi sasaran TMMD, seperti pembebasan lahan untuk pembangunan infrastruktur jalan. Kegiatan fisik mengenai rehab rumah penduduk dan fasilitas umum/ibadah, supaya dilakukan kerja sama dengan stakeholder terkait. Pasalnya, program ini menitikberatkan pada kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav. Jonny Harianto G. mengatakan, Program TMMD ke-106 tahun 2019 tersebar di empat lokasi atau sasaran. Provinsi NTT dilaksanakan di wilayah Kodim 1605/Belu di Desa Fohoeka, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu dan wilayah Kodim 1625/Ngada berlokasi di empat desa (Desa Bela, Desa Langa, Desa Bomari, dan Desa Pape), Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada. Provinsi NTB digelar di wilayah Kodim 1620/Lombok Tengah di Kecamatan Kopang dan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah. Provinsi Bali dilaksanakan oleh Kodim 1619/Tabanan berlokasi di Banjar Bongan, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan. (Ngurah Kertanegara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.