DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam rangka peringatah HUT Kemerdekaan RI ke-74, tepatnya pada Jumat (23/8) hingga Minggu (25/8), KBRI Hanoi bekerjasama dengan KJRI Ho Chi Minh City menyelenggarakan kegiatan “Bali & Beyond” di Hall B, Crescent Mall, Ho Chi Minh City. Kegiatan ini diikuti 24 perusahaan dengan 42 delegasi.

Pameran ini dibagi menjadi tiga cluster, yaitu hospitalities/hotel, restoran, kemudian ada travel agents dan adventure tours, serta yang terakhir adalah perdagangan yakni fesyen/garmen, perhiasan, wine, kopi, dan coklat.

Selain eksibisi, Bali & Beyond juga menampilkan beberapa presentasi dari peserta serta penampilan tarian tradisional Bali dan pemberian pelatihan dasar-dasar tari Bali. Keseluruhannya dimaksudkan untuk memperkenalkan kesenian dan budaya Indonesia kepada masyarakat Vietnam.

Duta Besar RI Hanoi, Ibnu Hadi, menyampaikan harapan untuk lebih memperkuat interaksi antara Indonesia-Vietnam, khususnya Ho Chi Minh City dan Bali. “Kegiatan Bali & Beyond menggunakan momentum telah dibukanya penerbangan langsung Ho Chi Minh City – Denpasar sejak Mei 2019. Kegiatan Bali & Beyond juga dimaksudkan untuk dapat meningkatkan potensi ekonomi kedua negara dalam rangka pencapaian target perdagangan bilateral USD 10 miliar pada 2020,” ujarnya.

Pembukaan Bali & Beyond dihadiri Konsulat Jenderal Amerika Serikat, Singapura, Laos, Malaysia, dan perwakilan perusahaan Indonesia yang beroperasi di Vietnam.

Baca juga:  Puluhan Ribu Ton Beras Impor Dibongkar di Banyuwangi

Para pengunjung Bali & Beyond tidak hanya menikmati berbagai produk Bali, namun juga dimanjakan dengan berbagai kesenian, tarian, demo masak nasi goreng, permainan, voucher dan souvenir sumbangan para pengusaha peserta Bali & Beyond.

Di sela-sela penyelenggaraan pameran ini, delegasi peserta dipertemukan dengan para mitra pengusaha Vietnam potensial dalam business meeting,

Hingga Sabtu malam, transaksi telah mencapai VND 92,103,000 (US$ 4,004) serta paket meeting room dan travel Jimbaran Bay Beach Resort senilai US$ 42,330. Total transaksi mencapai US$ 46,334.

Keberhasilan delegasi Bali tidak terlepas dari kekompkan delagasi yang dipimpin oleh Putu Ana Anandhi dan Jerogede Witama yang mengkomunikasikan kepentingan bisnis kedua negara, Indonesia (Bali) dan Vietnam (Ho Chi Minh).

“Delegasi Bali pada pembukaan merasa bahagia karena mendapatkan booth yang strategis untuk berjualan dan begitu juga tersenyum lebar saat penutupan karena mereka menghasilkan banyak transaksi dalam VND (Vietnam National Dong). Dengan keberhasilan ini semoga pemerintah selalu membuka jalan dan memberikan fasilitas expo yang sama di negara lain. Kami delegasi mengucapkan terima kasih banyak kepada pemerintah Indonesia dan pemerintah Vietnam,” ujar Witama. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.