Truk bermuatan pasir terguling di jalur Culali, Kintamani, Kamis (22/8). (BP/ist)

BANGLI, BALIPOST.com – Kecelakaan tunggal kembali terjadi di jalur Culali, Kintamani, Kamis (22/8). Sebuah truk bermuatan pasir terguling saat hendak menanjak di jalur tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Berdasarkan data Satlantas Polres Bangli, dalam tiga bulan terakhir tercatat tiga truk mengalami kecelakaan di jalur tersebut.

Kecelakaan di jalur Culali terjadi sekitar pukul 08.00 Wita. Berawal saat truk yang dikemudikan Jro Mangku Red asal Desa Songan, Kintamani, melaju naik di tanjakan pertama Culali. Sesampainya di belokan pertama, tiba-tiba as pendek truk bernopol DK 9503 PK tersebut patah. Hal itu mengakibatkan truk tak bisa menanjak dan langsung meluncur mundur lalu terguling ke arah pinggir utara jalan. Kecelakaan itu mengakibatkan ban truk rusak dan muatan pasir tumpah di jalan raya.

Kasatlantas Polres Bangli AKP Nengah Sona mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Sopir selamat. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan truk. Hingga siang, truk berwarna putih-merah itu belum bisa dievakuasi. Meski demikian situasi lalu lintas di tempat kejadian berjalan normal.

Baca juga:  Pelaku Mafia Tanah Terlibat Kasus Narkoba

Menurutnya, kecelakaan tunggal di jalur Culali cukup sering terjadi. Dalam tiga bulan terakhir sudah tiga kali ada peristiwa kecelakaan truk di jalur itu dan merenggut satu korban jiwa. Berdasarkan analisanya, penyebab kecelakaan karena kondisi tanjakan dan tikungan yang curam dan tidak standar. Untuk menekan kecelakaan di jalur itu, pihaknya sudah pernah mengumpulkan sopir pengangkut pasir yang sering melintas di Culali.

“Kami arahkan untuk lebih hati-hati dan tidak muat berlebihan. Kami juga sudah pasang spanduk imbauan di Culali bawah dan atas,” jelas Nengah Sona. Setiap waktu jalur tersebut juga dipantau oleh anggotanya yang bertugas di Kintamani. (Swasrina/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.