Fraksi gabungan Gerindra PKPI saat menggelar rapat perdana di gedung DPRD Gianyar, Rabu (14/8). (BP/nik)

GIANYAR, BALIPOST.com – Kader Partai Gerindra dan PKPI Gianyar membentuk satu fraksi gabungan di DPRD Kabupaten Gianyar. Fraksi dengan sebutan Fraksi Indonesia Raya ini dipimpin oleh kader PKPI, Ngakan Ketut Putra. Kalangan DPRD yang tergabung dalam fraksi ini menggelar rapat perdana, Rabu (14/8).

Ngakan Ketut Putra menerangkan, dibentuknya fraksi ini untuk memperluas ruang gerak dalam memenuhi aspirasi masyarakat. “ Ini tidak ada tentang nilai tawar. Kami hanya ingin lebih bebas dalam memenuhi aspirasi masyarakat Gianyar ke arah yang lebih baik,“ katanya usai rapat.

Sesuai kesepakatan, Ngakan Ketut Putra dipercaya sebagai Ketua Fraksi gabungan ini. Namun, kepemimpinannya tidak berlaku penuh selama lima tahun. “Sesuai poin tiga surat pernyataan kesepakatan, jabatan Ketua Fraksi Indonesia Raya dibagi menjadi dua periode, yaitu setengah periode untuk PKPI dan setengah periode untuk Gerindra,“ jelasnya anggota DPRD asal lingkungan Sampingan, Kelurahan Gianyar, itu.

Baca juga:  Rakernas III PDI Perjuangan Gagas Pola Pembangunan Berdikari

Sementara pada poin keempat surat kesepakatan antara dua partai ini menyatakan, tim ahli fraksi diberikan kepada Gerindra atau ditentukan dalam musyawarah. Untuk satu orang tim ahli fraksi diserahkan kepada I Wayan Tagel Arjana.

Tagel Arjana merupakan Ketua DPC Partai Gerindra Gianyar. Tim ahli fraksi asal Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, ini merupakan anggota DPRD Gianyar periode 2004-2009 dan DPRD Bali 2009-2014. Dia juga anggota DPRD Bali 2014-2019 dari partai Gerindra. Namun, ia gagal lolos ke DPRD Bali melalui Gerindra pada Pileg 2019.

Ngakan Ketut Putra kini mempersiapkan penempatan anggota DPRD utuk mengisi posisi di masing-masing komisi. Untuk itu, pihaknya akan menggelar rapat susulan. “Ada beberapa strategi dalam menempati pos tertentu. Penempatan itu akan ditentukan dalam rapat khusus fraksi,“ tandasnya. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.