Perampok berpistol, Rohmat Yeni Rianto, ditahan di Polsek Dentim. (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Aksi perampokan kembali terjadi di wilayah Denpasar. Kali ini Money Changer PT Azzahra Maulana di Jalan WR Supratman, Denpasar Timur (Dentim), disasar perampok berpistol, Rohmat Yeni Rianto (47) asal Pati, Jawa Tengah. Pelaku yang bekerja sebagai karyawan kapal pesiar ini sempat menembak kaca kasir menggunakan pistol airsoft gun. Karyawan money changer melakukan perlawanan, sehingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap warga.

Terkait kasus ini, penyidik Polsek Dentim memeriksa empat saksi. Rinciannya, dua karyawan money changer, juru parkir, dan anggota Brimoda Bali. Dari keterangan karyawan money changer, Yonita Djaralodu (26) dan Aprianus Huru Hadi (26), pistol itu sempat meletus dua kali. “Pelaku tinggal di Perum Grya Multi Jati Blok 8, Sanggulan, Tabanan,” kata sumber.

Saat di dalam money changer, sambil menodongkan pistol pelaku menyuruh karyawan tersebut mengeluarkan uang. Jika tidak, mereka akan dibunuh. Saat itu Aprianus belum yakin bahwa kejadian yang dialaminya adalah perampokan. Namun, setelah pelaku menembak kaca kasir, Aprianus takut. Merasa terancam, dia lalu mengambil uang yang ada didalam laci. Uang Rp 50 juta tersebut langsung diserahkan pada pelaku.

Baca juga:  Ada Belasan Luka di Tubuh Jukir, Hasil Autopsi Dua Tusukan Tembus Jantung

Pelaku kembali minta uang di atas meja. Yonita secara spontan berusaha merampas senjata pelaku. Aprianus turut membantu. Saat diperebutkan, senjata kembali memuntahkan amunisinya ke arah plafon. Akhirnya senjata di tangan pelaku berhasil dirampas oleh Yonita. Pelaku langsung kabur. “Yonita berteriak ‘rampok’ dan minta tolong,” jelas sumber.

Nyoman Yasa (47), juru parkir di TKP, melihat pelaku keluar dan berusaha menangkapnya. Pelaku berlari menuju tempat parkir sepeda motornya. Pada saat bersamaan, anggota Brimobda Bali Brigpol I Gusti Made Agus Tena (30) melintas di sana. Dia berhenti karena mendengar teriakan masyarakat ada rampok. Agus bergegas turun dari kendaraannya dan mengamankan pelaku. “Pelaku sempat diamankan di Markas Brimob, lalu diambil anggota Polsek Dentim,” ungkapnya.

Polisi mengamankan satu pucuk pistol airsof gun, tiga lakban, dua HP, jam tangan, sepeda motor, dan uang Rp 50 juta. Pelaku mengatakan pistol airsoft gun itu dibeli lewat online.

Wakapolresta Denpasar AKBP Benny Pramono saat diminta konfirmasinya membenarkan adanya pengungkapan kasus itu. “Nanti disampaikan Bapak Kapolresta Denpasar,” tegasnya. (Ngurah Kertanegara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.