SEMARAPURA, BALIPOST.com – Pelaksanaan Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 di wilayah Kodam IX/Udayana Tahun 2019 tersebar di empat lokasi/sasaran. Antara lain, di wilayah Provinsi NTT dilaksanakan di dua lokasi, yaitu wilayah Kodim 1604/Kupang di Desa Netemnanu Utara dan Nunuana, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang dan wilayah Kodim 1622/Alor di Desa Pailelang, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor.

Sedangkan di Provinsi NTB dilaksanakan di wilayah Kodim 1615/Lotim di Desa Senyiur, Kecamatan Kruak, Kabupaten Lombok Timur. Sementara, untuk Provinsi Bali dilaksanakan di wilayah Kodim 1610/Klungkung di Desa Nyanglan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung.

Program TMMD ke-105 Tahun 2019, khususnya di wilayah Kodim 1610/Klungkung di Desa Nyanglan, memerlukan terobosan untuk membuka akses, karena letaknya yang berada disekitar perbukitan. Dengan pembukaan akses jalan ini diharapkan komoditi pertanian dan mobilitas penduduk bisa menjadi seperti desa lainnya yang lebih maju.

Hal ini merupakan salah satu program dalam pemberdayaan masyarakat seperti yang tengah gencar dilakukan Pemerintah Kabupaten Klungkung. Kapendam IX/Udayana, Kolonel Kav. Jonny Harianto G., S.I.P., dalam siaran persnya, di Kodam IX/Udayana, Rabu (7/8) mengungkapkan bahwa sasaran TMMD ke-105 berupa fisik dan non-fisik. Khusus sasaran fisik akan difokuskan pada pembukaan badan jalan, bedah rumah warga tidak mampu, serta pembuatan fasilitas MCK.

Sasaran fisik pembukaan badan jalan sepanjang 2,2 KM dengan lebar 5 M di Desa Nyanglan. Jalan baru ini nantinya akan membuka akses transportasi darat Desa Nyanglan menuju Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan.

TMMD yang dilaksanakan selama 30 hari, mulai tanggal 10 Juli 2019 hingga 8 Agustus 2019 ini sebelumnya juga telah digelar pra-TMMD sejak 5 Juni 2019. Pada pra-TMMD progres pengerjaan fisik berupa pembukaan jalan sudah mencapai 40% atau sekitar 1,8 KM.

Pembukaan badan jalan ini dengan melewati beberapa subak. Dengan adanya ruas jalan baru ini maka masyarakat bersama TNI sekaligus memfungsikan kembali subak tersebut termasuk memperbesar dan mengalihkan aliran air dari subak tersebut. “Tak hanya membuka akses jalan sepanjang 2 KM, namun saat warga bersama Satgas TMMD ke-105 bersama melaksankan Pra-TMMD dengan melakukan pembersihan dan pembukaan badan jalan, mereka justru menemukan sebuah air terjun yang selama ini tersembunyi sekitar 500 meter dari lokasi badan jalan yang akan dibuka dalam kegiatan TMMD tersebut,” ungkap Jonny Harianto.

Baca juga:  Kodam-Polda Amankan Kunker Ibu Negara RI

Dikatakan, lokasi air terjun tersebut berada di sebelah barat Tukad Jinah yang berbatasan dengan Desa Pesaban, Kabupaten Karangasem. Ketinggian air terjun ini mencapai 25 meter dan memiliki tiga trap.

Untuk mencapai air terjun itu medannya lumayan sulit, warga dan Satgas TMMD harus melewati kawasan hutan kecil dan lembah dengan semak belukar yang masih lebat. Objek wisata berupa air terjun itu sebelumnya tidak mampu dieksploitasi secara optimal akibat sulitnya akses ke lokasi.

Kapendam menambahkan, air terjun yang ditemukan ini memiliki spot yang bagus dan indah, sangat berpotensi menjadi sumber air bersih dan tempat wisata baru. Sebab kawasan sekitar air terjun itu masih sangat alami. Warga berharap bisa menjadikan air terjun tersebut sebagai obyek wisata baru yang memberikan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat dengan keberadaannya.

“Kemudian atas kesepakatan masyarakat Desa Nyanglan melalui hasil musyawarah dengan pemuka desa setempat, maka air terjun ini dinamakan ‘Tirta Tiyasa Udayana’, yang artinya air suci bersih dari Udayana,” tegas Kapendam.

Potensi Air Terjun Tirta Tiyasa Udayana ini ke depan akan dikembangkan menjadi objek wisata baru yang nantinya memberi manfaat bagi masyarakat. Termasuk, menjadi daya tarik wisata alam bagi wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke Desa Nyanglan, Kabupaten Klungkung. (Winatha/balipost)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.