DENPASAR, BALIPOST.com – Pengungkapan kasus penemuan bayi di kolam utara Pertokoan Sudirman Agung di Jalan Sudirman, Panjer, Densel, dirilis Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan, Kamis (1/8). Ternyata pelakunya, Simprosa D. (20) asal NTT, melahirkan bayi tersebut di toilet kampusnya, tepatnya di selatan TKP.

Setelah lahir dan menangis, bayi laki-laki itu langsung dibekap sampai meninggal. Mayat bayi itu lalu dibungkus dengan jas almamaternya selanjutnya dibuang di TKP. “Tali pusarnya masih menempel dan kondisi mayat bayi bengkak. Terungkapnya kasus ini berkat kerja keras anggota Satreskrim Polresta dan Unitreskrim Polsek Denpasar Selatan,” ujar Kombes Ruddi didampingi Kasatreskrim Polresta Kompol Wayan Arta Ariawan.

Hasil pemeriksaan, pelaku mengatakan pada Jumat (19/7) pukul 10.30 Wita sedang mengikuti ujian semester di kelas kampusnya. Baru pertengahan mengikuti ujian, tiba-tiba pelaku merasa perutnya sakit dan pinggangnya nyeri. “Tersangka langsung ke toilet. Setelah 15 menit di toilet, dia pendarahan dan lahirlah bayi laki-laki tersebut,” ungkapnya.

Baca juga:  Kaburnya Tahanan LP Kerobokan, Polisi Interogasi Pacar Pelaku

Bayi menangis yang membuat pelaku panik. Dia langsung membekap mulut bayi tersebut.

Saat mengeluarkan ari-ari, bayi tersebut jatuh ke lantai toilet dan menangis. Pelaku langsung mengambil dan membekapnya lagi sampai tak bergerak.

Selanjutnya bayi tersebut dimandikan, lalu dibungkus jas almamaternya. Pelaku lalu keluar dari toilet langsung menuju TKP dan membuang mayat bayi di sana.

“Pelaku lalu balik ke kelas untuk mengikuti ujian. Dia mengaku dihamili pacarnya berinisial PW asal NTT dan sedang kami buru. Umur kandungannya 9,5 bulan dan pelaku saat ini mahasiswi semester II di kampus swasta di Denpasar,” jelas mantan Kapolres Badung ini.

Seperti diberitakan, dalam waktu singkat Polsek Denpasar Selatan (Densel) mengungkap kasus penemuan mayat orok bayi di kolam utara Pertokoan Sudirman Agung di Jalan Sudirman, Panjer, Densel, Minggu (21/7).

Pelakunya mahasisiwi, Simprosa D. (20) asal NTT. Tersangka Simprosa dibekuk di tempat tinggalnya di Jalan Tukad Gerinding Gang Badik, Denpasar, Senin (22/7). (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.