GIANYAR, BALIPOST.com – Seorang warga Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Ni Wayan Niti, kini tengah mencoba membudidayakan tanaman obat daun urat merah. Daun dari tanaman ini diketahui bisa menyembuhkan berbagai jenis penyakit.

Peminat daun ini pun cukup tinggi, bahkan bisa menjual daun tanaman tersebut senilai ratusan ribu rupiah.

Ni Wayan Niti, Minggu (28/7), menerangkan daun urat merah diyakini bisa mengobati penyakit asam urat, kencing batu, gejala gagal ginjal, hingga melancarkan peredaran darah. Diakui telah banyak orang membuktikan khasiat dari daun tersebut.

Bahkan tidak hanya dari daerah Gianyar, orang dari luar Bali banyak yang sengaja datang ke Desa Taro untuk mendapatkan daun tersebut. “Daun urat merah ini tepatnya bisa memperlancar peredaran darah, selain itu juga sangat cocok untuk mengobati penyakit kencing manis, asam urat, dan gejala-gejala penyakit lainnya. Bukan untuk menghilangkan rasa sakit, tapi untuk menghilangkan penyakit itu sendiri,” ungkapnya.

Permintaan yang ia terima untuk daun ini pun cukup tinggi, hingga ia berinisiastif untuk menjual daun tersebut. Dikatakan per helainya daun dijual seharga Rp 1000.

Mereka yang memesan rata-rata membeli 100 sampai 200 lembar daun. Meski demikian Ni Wayan Niti mengaku dalam sehari belum tentu dapat menjual daun urat merah tersebut. Lantaran terkadang ia hanya memberikan secara cuma-cuma untuk warga setempat yang membutuhkan, terkadang juga ada yang membelinya.

Baca juga:  Hingga Pertengahan Februari, Di Gianyar Ditemukan 63 Orang "Suspect" DBD

Disinggung penjualan dari daun tersebut, dikatakan dalam seminggu bisa Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribuan. “Minggu lalu ada juga yang datang orang dari Surabaya, dia ke sini untuk mencari daun ini. Karena sebelumnya sudah sempat mencoba minum rebusannya dibilang bisa menyembuhkan penyakit asam uratnya. Minggu lalu dia lagi beli, kalau pohonnya dibeli belum tentu itu bisa tumbuh,” tandasnya.

Ia menyampaikan cara menyajikan daun itu, cukup direbus dua lembar daun dengan satu gelas air minum, untuk satu orang dewasa. Ketika warnanya sudah menguning seperti teh, maka sudah bisa diminum perlahan saat hangat-hangat kuku.

Cukup diminum pagi dan malam hari saja, penyakit yang diderita dikatakan akan mulai sembuh. “Khasiat daun urat merah akan terlihat ketika air rebusannya itu diminum secara rutin setiap bangun tidur selama satu sampai dua bulanan,” tandasnya. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.