Pelepasan calon jamaah haji Kota Denpasar di Graha Sewaka Dharma Lumintang. (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Sebanyak 373 orang calon jamaah haji dari Kota Denpasar dilepas di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Kamis (11/7). Acara pelepasan  dihadiri Asisten I Sekda Kota Denpasar I Made Toya dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar Komang Sri Marheni.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten I Made Toya mengajak semua calon jamaah haji Kota Denpasar bersama-sama menjaga kesehatan dan menjaga nama baik Denpasar, Bali dan Indonesia. Selain itu, membawa visi budaya, karena Denpasar adalah Kota berwawasan budaya.

Menurutnya, ibadah haji merupakan ibadah yang memerlukan ketangguhan fisik karena ibadahnya ada di dua kota yakni Mekah dan Kota Madinah yang jaraknya cukup jauh. ‘’Untuk itu, saya mengimbau calon jamaah haji menjaga kesehatan dengan makan makanan yang sehat dan bergizi disertai interval istirahat yang cukup,’’ ujarnya

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Denpasar Komang Sri Marheni mengatakan, jamaah haji Kota Denpasar yang telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) dan siap berangkat sebanyak 373 orang. Keberangkatan dibagi dalam tiga kelompok terbang (kloter) yakni kloter 60, kloter 61 dan kloter 84. Kloter 60 dan 61 jadwal keberangkatan dan kepulangannya hanya berbeda dua jam, sehingga dapat diberangkatkan bersama-sama. Sementata kloter 84 berbeda tujuh dibandingkan kloter 60 dan 61.

Baca juga:  Ketua Umum TI Bali Cabut Skorsing

Menurutnya, jamaah haji kloter 60 dan 61 akan diberangkatkan menuju embarkasi Surabaya pada 25 Juli, sedangkan kloter 84 pada 4 Agustus. Selanjutnya jamaah haji kloter 60 dan 61 diterbangkan pada 27 Juli dan kloter 84 diterbangkan pada 5 Agustus menuju Jedah dengan rentang perjalanan udara selama kurang lebih sembilan jam nonstop.

Pada fase kepulangan, jamaah haji kloter 60 dan 61 tiba kembali di Surabaya pada 7 September, sedangkan kloter 84 sampai pada 15 September dan langsung dibawa ke Debarkasi Surabaya untuk proses verifikasi kepulangan penyerahan koper dan air zamzam. Setelah proses tersebut selesai, jamaah haji diberangkatkan ke Denpasar atau memilih pulang langsung ke kampung halamannya masing-masing.

Salah satu calon jamaah haji, Ivat Sapina, mengaku sangat bersyukur dan sangat senang bisa naik haji tahun ini bersama suaminya. ‘’Hanya kata syukur yang saya bisa ungkapkan karena Tuhan telah memanggil kami untuk menjalankan ibadah suci,’’ ucapnya. (Asmara Putra/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.