DENPASAR, BALIPOST.com – Hari Bhayangkara (Polri) diperingati setiap tanggal 1 Juli. Tahun ini, peringatannya dilaksanakan pada Rabu (10/7) dan Polda Bali melaksanakannya di Lapangan Monumen Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur. Di usia 73 tahun, Polri lebih meningkatkan pengabdian terutama untuk rakyat Bali.

“Dengan usia 73 tahun, Polri bisa lebih meningkatkan pengabdian terutama untuk rakyat Bali. Terima kasih kepada Gubernur Bali dan Ketua DPRD Bali atas kehadirannya dalam acara memperingati Hari Bhayangkara ke-73 yang mestinya dilaksanakan 1 Juli 2019. Tapi hari ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dipimpin Presiden,” kata Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, didampingi Gubernur Bali Wayan Koster.

Kapolda Golose menyampaikan, dari amanat Presiden yang dia bacakan saat upacara, ada peningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri. Khusus untuk Bali, tingkat nasional Polda Bali nomor 3.

Hasil survei baik dilakukan Unud maupun UI dan Markplus Insight, kepercayaan publik terhadap institusi Polri menempati urutan pertama. “Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Ketua DPRD, terutama masyarakat Bali yang tetap menjaga marwah kami sebagai kepolisian penjaga Pulau Dewata ini. Saya dan jajaran mengucapkan terima kasih kepada rakyat Bali yang percaya dan terus menjaga, melihat, mengawasi dan mengamati kami. Tegur kami bila melakukan hal-hal tidak terpuji,” ujarnya.

Golose mengajak seluruh rakyat Bali untuk menjaga kenyaman dan keamanan di Bali. Menjaga bagimana Bali tetap menjadi destinasi terbaik di dunia. “Kita tetap menjaga Bali ini yang penuh toleransi, terbebas dari hoax, kebencian dan amarah yang banyak muncul akhir-akhir ini karena masalah politik. Saya yakin kerja sama antara Polri dan TNI, termasuk pemerintah daerah, sebagai penanggung jawab keamanan di Pulau Dewata akan berusaha dengan kemampuan dan kehormatan saya untuk menjaga pulau ini,” ucap lulusan Akpol 1988 ini.

Baca juga:  Perbekel Pelaga Dijerat Pasal Berlapis, Ini Alasannya Ditahan

Ke depan, kata Golose, tidak ada tantangan berat yang akan dihadapi di Bali. Namun tantangan mungkin ada dan selalu ditanyakan kepadanya yaitu masalah preman. “Bagaimana kalau bapak (Golose-red) pindah? Selalu begitu pertanyaannya. Saya jamin. Kalaupun saya pindah akan tetap berkomunikasi karena masih polisi, tetap bekerja sama dengan Bapak Gubernur karena kita benar-benar mencintai Bali ini,” tegasnya.

Jenderal bintang dua ini menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada krana Bali yang mencintai Polri, khususnya Polda Bali dibawah kepemimpinannya.

Sampai sekarang Bali jadi tempat terfavorit untuk dilakukan pertemuan-pertemuan nasional dan internasional.

Gubernur Bali Wayan Koster mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Bali Irjen Golose yang sudah melakukan pengamanan sangat baik. Buktinya kegiatan nasional dan internasional berjalan dengan aman, nyaman, damai dan lancar. “Ukuran besarnya adalah terlaksananya IMF dan Wold Bank berjalan aman dan lancar,” ujarnya. (Kerta Negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.