MANGUPURA, BALIPOST.com – Lokasi tempat gudang rongsokan atau barang bekas yang berada di wilayah Denpasar, tepatnya di perbatasan Legian dan Seminyak, Badung, kembali mengalami kebakaran, Kamis (4/7). Kondisi ini sudah ditangani tim pemadam kebakaran kabupaten Badung.

Kebakaran gudang rongsokan ini, kata Lurah Legian, Made Madia Surya Natha, sudah terjadi lebih dari empat kali. Bahkan, keberadaan gudang rongsokan yang berlokasi di wilayah Denpasar ini, juga sering dikeluhkan warga Legian dan Seminyak.

Sebab, lokasinya yang berada di perbatasan kedua wilayah ini. “Dengan kondisi seperti ini, karena sudah sering dikeluhkan masyarakat serta banyaknya villa yang berdiri di dekat lokasi tersebut, tentunya ini bisa merusak citra pariwista,” kata Madia saat dikonfirmasi.

Pihaknya berharap, ke depan di lokasi tersebut agar tidak ada lagi penampungan rongsokan. Dirinya juga mengeluhkan, kalau lokasi yang berada di wilayah Kota Denpasar tersebut, terlihat kotor dari Legian dan Seminyak.

Baca juga:  Berulangkali Kebakaran, Warga Peh Protes Minta TPA Dipindah

Diakuinya, selain kekawatiran akan terjadinya kebakaran seperti saat ini, keberadaan gudang rongsokan ini juga sering menimbulkan bau yang kurang sedap. “Selain menimbulkan bau, dari segi tampilan, tidak bagus kelihatannya. Bahkan, mereka kalau masuk ke sana, tentu melewati jalan by-pass. Itu yang perlu ditindaklanjuti agar tidak terus berlarut. Ini perlu dicarikan solusi,” harapnya.

Sementara, Lurah Seminyak, Kadek Oka Parmadi sebelumnya juga mengeluhkan hal yang sama. Aktivitas jasa sampah di wilayah perbatasan antarkabupaten, dikelukan masyarakat Seminyak dan Legian karena kerap menebar bau tidak sedap, dan jorok. “Itu sudah sering dikeluhkan masyarakat. Karena menyangkut citra wilayah kita. Tapi saya menyadari, dalam hal ini hanya mampu memberikan imbauan,” ujarnya. (Yudi Karnaedi/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.