Warga menggelar pecaruan di lokasi penemuan mayat dalam kardus, Kamis (4/7). (BP/bit)

TABANAN, BALIPOST.com – Pascatemuan mayat dalam kardus di Desa Megati Kelod, Kecamatan Selemadeg Timur, sejumlah warga mengaku dihantui rasa takut saat melintas di lokasi temuan yang berada tepat di tegalan pinggir jalan utama. Bahkan belakangan muncul rumor, salah seorang warga pernah melihat bayangan sosok wanita di lokasi tersebut.

Yang dilihat warga itu, bukan seperti warga setempat. Dan setelah diperhatikan seksama, bayangan itupun menghilang.

Hal itu dikatakan Bendesa Adat Desa Pekraman Megati Kelod I Gusti Putu Ngurah Aryawan, kemungkinan karena warganya masih terbayang kejadian penemuan, sehingga ada yang merasa seperti melihat sosok wanita. “Itu baru informasi yang mungkin tidak bisa dipertanggungjawabkan, tetapi beranjak dari hal itu warga memang menjadi sedikit risau, anak-anak yang kerap lalu lalang menjadi ketakutan, terbawa perasaan,” ucapnya.

Baca juga:  Pascatewasnya 2 Pemancing, Pecaruan Digelar di Tanah Lot 

Membersihkan teritorial desa adat secara niskala, Kamis (4/7) juga telah digelar Pecaruan Manca Sanak di dua tempat, yakni di lokasi temuan dan perempatan desa (catus pata) dipuput oleh pemangku kahyangan. Pecaruan melibatkan pemilik tegalan yang menjadi tempat mayat tersebut ditemukan serta seluruh krama desa adat Megati Kelod.

Rangkaian upacara diawali dengan nebusin. “Nebusin terlebih dahulu di tkp, baru pembersihan atau pecaruan menggunakan sarana manca kelud ayam dan bebek, dan ini dilakukan di dua lokasi untuk membersihkan kembali wewidangan desa kami,” terangnya. (Puspawati/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.