Bupati Bangli Made Gianyar. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Rapat Bupati dan Wali Kota se-Bali dengan Gubernur Bali, yang baru pertama kali dilakukan, Selasa (25/6) lalu, menjadi harapan bagi Bupati Bangli kepada pemerintah provinsi untuk mengawal dua usulan daerahnya ke pusat.

Dua usulan dalam bentuk proposal dan sudah masuk ke Presiden RI itu adalah rencana pembangunan Pasar Kintamani serta pengangkatan Jembatan Pinggang dan Blandingan. “Kami dorong Pak Gubernur bisa ikut memperjuangkan proposal tersebut sehingga mendapatkan bantuan dari APBN,” kata Bupati Bangli I Made Gianyar.

Menurut Made Gianyar, beberapa waktu lalu Gubernur Bali Wayan Koster sudah mengunjungi Pasar Kintamani yang kondisinya kumuh. Dari situ kemudian dibuatkan desain Pasar Kintamani terbaru. ”Dalam pasar nanti akan ada tempat khusus untuk membeli hasil bumi dan dibangun sistem pengelolaan sampah menjadi energi. Pembangunan ini direncanakan menelan dana Rp 34 miliar, konsepnya multiyears,” ujarnya.

Baca juga:  Risiko Fiskal terhadap APBN dan Mitigasi Risiko

Bupati Bangli juga minta Gubernur Koster mengawal proposal tentang rencana pengangkatan jembatan yang menghubungkan Pinggan dengan Blandingan serta pengusulan ke pusat agar danau dikelilingi oleh jalan nasional.

Sebelum masa jabatannya berakhir, Made Gianyar berharap di Kota Bangli tidak saja dibangun rumah sakit narkoba dan orang gila. Pihaknya meminta aset provinsi yang merupakan bekas rumah sakit, pada tahun 2020 dijadikan Taman Bung Karno yang dilengkapi taman bermain, kolam renang dan lainnya untuk rekreasi keluarga. (Agung Dharmada/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.