SINGARAJA, BALIPOST.c – Pesawat milik Bali International Flight Academy (BIFA) mengalami kecelakaan Senin (24/6). Pesawat jenis Cessna 182 itu diawaki seorang instruktur dan siswa BIFA yang melakukan sesi latihan terbang.

Saat akan landing, roda depan mengalami pecah ban. Akibatnya, pesawat tergelincir dan nyaris menabrak pagar pembatas Bandara Letkol Wisnu, Desa Sumberkima, Kecamatan Grokgak.

Petugas Bandara Letkol Wisnu Made Mustanda saat dikonfirmasi membenarkan kejadian terebut. Mustanda mengatakan, sebelum kejadian, instruktur Capten Kunal sedang melatih siswanya Rivano.

Saat take-off, pesawat dalam kondisi normal dan sesi latihan berjalan baik. Saat akan mengakhiri sesi latihan terbang, pesawat akan mendarat di landasan pacu dari arah utara menuju selatan.

Saat roda depan akan menyentuh aspal, tiba-tiba ban depan pesawat pecah. Saat itu, pesawat tergelincir ke luar landasan.

Baca juga:  Bawa Istri ke Kokpit, Pilot Lion Air Di-grounded

Karena pengereman tidak sempurna, pesawat dengan dominasi warna putih tersebut nyaris menabrak pagar pembatas bandara di sebelah selatan, tepatnya di pinggir jalan nasional Seririt-Gilimanuk. “Benar ada pesawat latihan terbang mengalami kecelakaan. Secara teknis pesawat akan landing dan ban depan pecah hingga pesawat ke luar landasan. Pesawat dapat dihentikan, sehingga instruktur dan siswa yang mengikuti latihan terbang selamat,” katanya.

Di sisi lain Mustanda mengatakan, setelah kecelakaan itu pihak BIFA belum bisa memastikan penyebab kecelakaan itu. Rencananya, tim internal BIFA akan melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan itu karena perangkat pesawat atau terjadi kesalahan siswa BIFA menerbangkan pesawat. “Kejadian seperti ini hal biasa karena memang siswanya latihan terbang dan mendarat. Namun demikian, BIFA masih menyelidiki untuk mengetahui penyebab kecelakaan pesawat,” jelasnya. (Mudiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.