Petugas berusaha memadamkan api di rumah yang terbakar. (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Sebuah rumah kontrakan di Jalan Pulau Alor Permai No.73, Denpasar Barat (Denbar), terbakar, Jumat (21/6). Api hanya melalap ruangan lantai 2 rumah tersebut. Kebakaran ini terjadi setelah Gede Bento (25) usai sembahyang.

Terkait kejadian ini, Kapolsek Denbar AKP Johannes Nainggolan mengatakan pihaknya sudah memeriksa beberapa saksi, terutama yang tinggal di rumah itu. Rumah tersebut milik Made Suwita dan dikontrak oleh Nuning Indah Kristianto (42).

Dari keterangan menantu Nuning, Gede Bento sekitar pukul 09.00 Wita sembahyang di lantai 2. Usai sembahyang, Gede Bento langsung mematikan dupa. Selanjutnya dia turun ke lantai bawah untuk sembahyang lagi.

“Saat saksi (Gede Bento-red) berada di lantai 1, tiba-tiba mendengar suara letupan di lantai 2. Setelah dicek ternyata terjadi kebakaran dan api sudah besar sehingga saksi tidak bisa menyelamatkan barang-barang miliknya,” ujar Kapolsek Johannes.

Baca juga:  Rumah Ludes Terbakar, Kerugian Capai Seratus Juta Rupiah

Sementara itu, menurut keterangan Nuning, saat mandi di lantai 1 dirinya mendengar suara letupan di lantai 2. Ia kemudian menyuruh anaknya Rahel untuk mengecek. Namun, Rahel menyatakan kemungkinan Gede Bento memindahkan almari. Nuning lalu menyuruh pembantunya Marlin naik ke lantai 2. Marlin memberi tahu majikannya bahwa terjadi kebakaran di lantai 2.

“Saksi (Nuning-red) langsung keluar rumah bersama cucu dan anaknya. Rumah tersebut dikontrak Rp 37 juta setahun dan masa kontrak habis pada November 2019,” ucap mantan Kapolsek Kuta Utara ini.

Johannes menjelaskan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. “Anggota kami sedang menyelidikinya. Yang terbakar hanya lantai 2,” jelasnya. Api bisa dipadamkan setelah petugas dan beberapa unit mobil pemadam dikerahkan ke TKP. (Ngurah Kertanegara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.