Seorang nelayan ditangkap aparat kepolisian karena mencuri TV. (BP/mud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Menurunnya hasil tangkapan ikan dijadikan alasan Hasnawai (32) yang seharinya berprofesi sebagai nelayan untuk mencuri. Pria asal Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak ini mencuri televisi LED ukuran 32 inc di rumah Juhriah (50) warga sekampungnya.

Belum sempat menjual hasil curiannya, pria yang yang masih membujang ini ditangkap Unit Reskrim Polsek Kawasan Laut Celukan Bawang. Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Iptu Gede Sumarjaya didampingi Kanit Reskrim Polsek Kawasan Laut Celukan Bawang Iptu Ketut Yasa Adnyana seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno S.IK, Selasa (18/6), mengatakan, sebelum kejadian rumah korban dalam kondisi kosong karena ditinggal mudik merayakan Lebaran Idul Fitri pada 7 Juni 2019.

Kesempatan itu digunakan pelaku untuk masuk ke rumah korban lewat jendela. Di dalam rumah, pelaku berusaha mencari barang berharga milik korban, namun tidak satupun barang berharga ditemukan.

Saat itu, pelaku menemukan televisi LED ukuran 32 inc yang dipasang di salah satu ruang kamar. Sekitar 10 menit saja, televisi layar datar itu dicopot kemudian dibungkus dengan karung.

Baca juga:  Hasil Produksi Ikan di Karangasem Masih Rendah

Pelaku kemudian meninggalkan rumah korban dan menyembunyikan televisi tersebut di belakang rumahnya. “Kasus ini dilaporkan oleh anak korban atas nama Bahtiar yang menemukan rumahnya disasar pencuri. Dengan penyelidikan dan pengumpulan bukti-bukti, pelaku ditangkap dengan barang bukti televisi yang disembunyikan di rumah pelaku,” katanya.

Hasnawai di hadapan penyidik mengakui telah mencuri televisi milik korban. Tadinya dia ingin mencari barang berharga, namun tidak ada di dalam rumah korban.

Agar aksinya tidak sia-sia, dia kemudian mengambil televisi tersebut. Untuk menyembunyikan barang curiannya, Hasnawi membungkus televisi tersebut dengan karung kemudian disimpan di rumahnya untuk menunggu calon pembeli.

Namun, saat menunggu pembeli, polisi lebih dahulu menangkapnya. “Rumahnya kosong dan saya lihat ada televisi itu dan langsung saya ambil. Menunggu pembeli, saya sembunyikan di belakang rumah,” katanya.

Dia mengakui terpaksa mencuri karena terdesak beban kebutuhan hidup sehari-hari. Sementara penghasilan menjadi nelayan penangkap ikan belakangan ini semakin menurun. (Mudiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.